|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : PE/RIN
PEKANBARU - Annas Maamun, Gubernur Riau (Gubri) dimasanya datang ke Kantor Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memakai baju kemeja berwarna merah. Annas datang didampingi sejumlah kerabat dan pendukung. Annas menyatakan niatnya untuk kembali mencalonkan diri menjadi Gubernur Riau.
"Saya mendaftar (mengembalikan berkas formulir pendaftaran) ke PDIP. Karena itu hari ini saya memakai baju merah," kata Annas,
Mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil) ini menyebut, warna baju dipakainya tersebut sebagai simbol kedekatan dengan PDIP. Partai ini besutan Megawati itu memiliki history panjang mengantarkannya menjadi Bupati Rohil selama dua periode.
Riau Jadi Simpul Utama Tol Trans Sumatera, Tiga Ruas Masuk PSN Pemerintahan Prabowo
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
"Terimakasih kepada PDIP telah menerima saya. Mudah-mudahan niat baik saya ini dapat ridho dari Allah SWT, juga bisa diterima di PDIP ini," kata Annas.
Selama pertemuan tersebut, Annas yang diterima Ketua tim penjaringan Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau Syafaruddin Poti, Dewan Kehormatan PDIP Ida Bagyawati beserta jajaran partai. Annas banyak bercerita tentang profil masa lalunya saat merintis karirnya.
Namun kisah disampaikan Annas ini diselingi dengan bahasa kocaknya. Para kader PDIP tampak acap tertawa mendengar Annas bicara.
BMKG Prakirakan, Hari Ini Hujan Mengguyar Sebagian Wilayah Riau
APBD Riau 2026 Resmi Disahkan, Pemprov Tunggu Evaluasi Kemendagri
Menurut Annas, dirinya sebelum menjadi politisi hingga terpilih menjadi Bupati Rohil dan Gubernur Riau pada masanya, dirinya pernah menjadi guru selama 15 tahun. Salah satu muridnya adalah Saleh Djasit, yang juga Gubernur Riau dimasanya.
"Dulu saya pernah jadi guru selama 15 tahun. Saleh Djasit itu murid saya," ungkap Annas.
Annas juga bernapak tilas ketika menjadi lurah, camat, menjadi anggota hingga ketua di DPRD di Rohil. Menurutnya hal itu tidak lain untuk berbuat untuk daerah. Hal itulah yang kini tetap dijadikan semangat untuk kembali mencalonkan diri menjadi orang nomor satu di Riau.
Penertiban di Bandara IWIP Berbuah Hasil, Warga China Ditangkap saat Bawa Mineral Ilegal
Edi Basri Tegaskan Netralitas Pj Gubernur dalam Musprov KONI Riau
"Kita ini Riau kaya, kenapa kita kalah sama provinsi lain. Masyarakat di kampung-kampung masih banyak susah, ini harus kita pikirkan untuk membangun Riau ini," ujar Annas lagi.
Selain ke PDIP, Annas hari ini juga mengembalikan berkas pendaftaran ke Partai Nasdem Riau.***