|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
Tumbuhan dan mikroorganisme yang telah mati kemudian terurai menjadi senyawa organik dan terkumpul pada dasar rawa, danau atau lautan. Seiring berjalan waktu, senyawa organik akan terakumulasi, tertutup tanah hingga tertimbun semakin dalam.
Tekanan akibat lapisan tanah yang semakin tebal lanjut Agung, ditambah pemanasan dari inti bumi akan memanaskan senyawa organik yang kaya akan karbon dan hidrogen menjadi minyak bumi yang disebut kerogen.
“Lalu kerogen inilah yang bisa menjadi minyak, gas dan batu bara. Tekanan tinggi dan suhu panas maka akan membentuk cairan yang disebut minyak. Sedangkan tekanan dan suhu yang lebih tinggi lagi akan membentuk gas,” ucapnya.
Antusias, Ratusan Pelajar Karya Wisata Kunjungi PHR Journey Room
SMSI Launching News Room, M Nuh: Siberindo.co Berikan Harapan Baru
“Bagaimana para ahli bisa menentukan di suatu daerah itu ada minyaknya?" tanya seorang siswa.
Untuk mencari keberadaan minyak papar Agung, perlu menggunakan pemetaan geologi permukaan regional dengan objek berupa singkapan batuan seperti jenis batuan (petrologi), susunan batuan batuan (strarigrafi) dan struktur geologi untuk menafsirkan kondisi bawah permukaan.