POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Opini

Dinamika Pilkada Jakarta

Manuver Politik Menjegal Anies Baswedan

Jumat, 9 Agustus 2024 | 16:12:37 WIB

Editor : Putrajaya

Manuver Politik Menjegal Anies Baswedan
Anies Baswedan dan Ridwan Kamil. (Foto: Int)

Namun, Dr. Andi juga mengingatkan bahwa strategi ini bisa berbalik arah jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Menurutnya, publik mungkin melihat langkah ini sebagai upaya menghalangi pilihan mereka, yang justru bisa meningkatkan simpati dan dukungan terhadap Anies. “Pilkada Jakarta ini akan menjadi ujian penting bagi demokrasi kita, khususnya dalam melihat bagaimana kekuatan politik menggunakan pengaruhnya,” tambahnya.

Di tengah isu yang beredar, PDI Perjuangan sebagai salah satu partai utama dalam KIM turut merespons perkembangan ini. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa koalisi ini terbuka bagi semua partai yang ingin bergabung. “Kami percaya pada pentingnya stabilitas politik untuk pembangunan Jakarta yang berkelanjutan. Koalisi ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki visi yang sama,” ujar Hasto dalam pernyataannya.

Hasto membantah tuduhan bahwa upaya ini bertujuan untuk menjegal Anies Baswedan. “Ini bukan soal menjegal, tetapi soal memperkuat koalisi yang solid untuk memastikan Jakarta memiliki kepemimpinan yang kuat dan stabil,” tegasnya. PDI Perjuangan, menurutnya, akan terus bekerja untuk memastikan Pilkada Jakarta berlangsung dengan adil dan demokratis.

Baca :

Di sisi lain, tim sukses Anies Baswedan memilih untuk tetap fokus pada persiapan pencalonan. Meski belum ada komentar resmi dari Anies, timnya menyatakan bahwa mereka tidak terpengaruh oleh isu-isu politik yang berkembang. “Kami yakin dukungan masyarakat terhadap Anies tetap kuat, dan ini yang menjadi modal utama kami,” kata seorang anggota tim Anies yang enggan disebutkan namanya.

Pilkada Jakarta 2024 kini menjadi lebih dari sekadar pemilihan gubernur; ia telah berubah menjadi panggung pertarungan politik yang penuh intrik. Dengan berbagai manuver politik yang terjadi, perhatian kini tertuju pada bagaimana partai-partai tersebut akan memutuskan arah koalisi mereka, serta dampaknya terhadap peta politik Jakarta dan masa depan demokrasi di ibu kota.*


Pilihan Editor
Berita Lainnya
opini
Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
Kamis, 1 Januari 2026 | 20:21:00 WIB
nusantara
Dua Ruas Tol Trans Sumatera di Sumbar Masuk PSN Era Prabowo
Selasa, 30 Desember 2025 | 12:02:42 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB