|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
Camat Tapung, Sofiandi menyampaikan akan menjadi kerugian besar bagi Desa Tanjung Sawit apabila bantuan dari PHR ini tidak dijalankan dengan baik. Menurut Sofiandi, sampah dapat membawa berkah. Ia mengajak masyarakat berkomitmen untuk menjadikan Bank Sampah Tanjung Sawit Lestari sebagai bank sampah terbaik di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau.
"Kami pernah berkunjung ke Desa Panggungharjo di Kabupaten Bantul, bagaimana mereka bisa mengolah 400 ton sampah dengan 30 orang tenaga kerja. Sampah ini bisa diolah menjadi berbagai macam produk dengan kreatifitas seni dan bernilai ekonomi. Bahkan Desa di Bantul itu sudah menghasilkan miliaran rupiah dari sampah," ujar Sofiandi.
Manager CSR PHR WK Rokan, Pandjie Galih Anoraga menyampaikan, persoalan sampah menjadi perhatian semua pihak. Berdasarkan data dari SIPSN Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan, rata-rata timbulan sampah untuk provinsi Riau sedikitnya menghasilkan 2.000 Ton sampah per hari yang mana apabila tidak dikelola dengan baik maka akan berdampak terhadap lingkungan.
Resmi! Kementerian BUMN Dibubarkan, Diganti Lembaga Baru Langsung di Bawah Presiden
Dianggap Salah Kelola,RUPS Sirkuler Copot Direksi dan Komisaris PT Samudera Siak
"PHR bersama LPPM UMRI, sejak tahun 2023 hingga saat ini terhitung telah mendukung 7 Bank Sampah mitra binaan dalam berbagai kategori, baik bank sampah induk maupun bank sampah unit," ujar Pandjie.
Kolaborasi lintas entitas ini diharapkan dapat membantu kelancaran operasi PHR dalam memproduksikan minyak dan gas bumi. Pandjie mengajak segenap masyarakat di Kecamatan Tapung untuk bersama-sama mendukung kelancaran operasi di area tersebut.*