|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Apitrajaya | Penulis : Arif
Mengakhiri wawancara, Ahmad Riyanto mengatakan, bahwa untuk pendistribusian 4 desa paling ujung yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat, Ulu Kasok, Payakumbuh tidak bisa menggunakan mobil karena kondisi jalan yang tidak bisa dilewati dan masih ada luapan air sungai Ubar dan sungai Kebun Tinggi. "Kami harus mengunakan sepeda motor untuk melakukan pengawasan dan pendistribusian logistik,," bebernya.
"Logistik Pilkada untuk pendistribusian ke desa paling ujung mulai dari desa Lubuk Bigau, Kebun Tinggi, Tanjung Permai dan Pangkalan Kapas harus menggunakan sepeda motor. Itulah sekelumit perjalanan melakukan pengawasan pendistribusian logistik Pilkada Serentak tahun 2024. Untuk di Kampar Kiri Hulu pendistribusian logistik berjalan lancar meskipun harus melewati kondisi jalan yang longsor. Begitu juga saat pendistribusian logistik melewati sungai pun lancar, karena air sudah surut," papar Ahmad.
Ahmad juga memberikan informasi bahwa sampai sampai saat ini listrik belum hidup akibat beberapa tiang listrik milik PLN tumbang karena dampak dari longsor.
101 Gram Sabu & 100 Butir Ekstasi Disita di Bandara SSK II Pekanbaru
Penyelundupan Sabu dalam Roti Gabin di Lapas Narkotika Rumbai, Digagalkan Petugas
"Namun, sampai saat ini lampu PLN belum hidup diakibatkan ada beberapa tiang listrik yang tumbang akibat tanah longsor," bebernya.
Ahmad berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar agar segera memperbaiki jaringan listrik karena tidak bisa berkomunikasi dengan pengawas kelurahan/desa dan pengawas tempat pemungutan suara (PTPS).