POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HOME / Olahraga

Suporter Ingin STY Kembali, Tapi Apakah Itu Solusi Terbaik?

Selasa, 25 Maret 2025 | 00:41:46 WIB
Editor : Rea | Penulis : Adlis Pitrajaya
Suporter Ingin STY Kembali, Tapi Apakah Itu Solusi Terbaik?
Shin Tae-yong

Isu kembalinya Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia mencuat setelah kekalahan telak 1-5 dari Australia pada 20 Maret 2025. Suporter Indonesia yang hadir di Allianz Stadium, Sydney, meneriakkan nama STY sebagai bentuk kekecewaan terhadap performa tim nasional. Meskipun belum ada konfirmasi dari PSSI maupun Shin Tae-yong sendiri, desakan publik semakin menguat. Namun, pertanyaannya, apakah mengembalikan STY benar-benar solusi terbaik?

Evaluasi Pasca-STY: Apa yang Berubah? Setelah kontrak STY berakhir, Timnas Indonesia mengalami perubahan signifikan dalam strategi dan kepelatihan. Pelatih anyar yang ditunjuk PSSI membawa pendekatan berbeda, namun hasil di lapangan masih belum menunjukkan peningkatan. Kegagalan di beberapa laga penting, termasuk kekalahan dari Australia, menjadi pemicu utama kerinduan suporter terhadap era STY.

Di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia mengalami lonjakan prestasi, seperti keberhasilan lolos ke Piala Asia 2023 dan mencetak sejarah di Piala Dunia U-20 (sebelum batal menjadi tuan rumah). Pendekatan disiplin dan peningkatan fisik pemain menjadi faktor utama keberhasilan STY. Kini, setelah ditinggalkan olehnya, performa tim tampak kurang solid, terutama dalam aspek organisasi permainan dan daya juang di lapangan.

Baca :

PSSI dan Dinamika Kepelatihan Salah satu pertimbangan utama dalam wacana pemulangan STY adalah sikap PSSI. Dalam beberapa kesempatan, PSSI menegaskan bahwa mereka telah memiliki proyek jangka panjang dengan pelatih baru. Mengembalikan STY tentu bukan keputusan sederhana, terutama jika ada kendala kontrak atau perbedaan visi antara STY dan federasi.

Selain itu, hubungan antara STY dan PSSI sempat mengalami pasang surut. Di akhir masa jabatannya, sempat muncul isu ketidaksepakatan terkait persiapan tim dan kebijakan pemilihan pemain. Hal ini bisa menjadi faktor penghambat jika wacana kembalinya STY benar-benar mengemuka.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
WASHINGTON
Dewan Perdamaian Versi Trump Bikin Dunia Waswas, PBB Terancam Tergeser
Senin, 19 Januari 2026 | 22:41:33 WIB
Pekanbaru
Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru
Senin, 19 Januari 2026 | 19:36:00 WIB
Korupsi
KPK Lakukan Operasi di Pati, Bupati Sudewo Dikabarkan Diperiksa
Senin, 19 Januari 2026 | 18:10:00 WIB
BERLIN
Pasukan Tim Pengintai Jerman Angkat Kaki dari Greenland
Senin, 19 Januari 2026 | 14:52:32 WIB
politik
DPR Kunci Pilkada: Revisi UU Dipastikan Tak Masuk Prolegnas 2026
Senin, 19 Januari 2026 | 14:50:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB