|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Adlis Pitrajaya | Penulis : Mce
PEKANBARU – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan tiga unit helikopter water bombing ke Provinsi Riau sebagai respons cepat terhadap potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat seiring masuknya musim kemarau.
Pengiriman helikopter tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan bantuan yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Riau kepada BNPB setelah penetapan status Siaga Darurat Karhutla yang berlaku sejak April hingga November 2025.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau, M Edy Afrizal, mengatakan bahwa konfirmasi pengiriman telah disampaikan langsung oleh BNPB. Ia menyambut baik bantuan tersebut dan menyebutnya sebagai langkah strategis dalam upaya pengendalian karhutla.
Kendalikan Karhutla di Riau, Kementrian Kehutanan Laksanakan Modifikasi Cuaca
Bupati Pelalawan Pimpin Apel Siaga Karhutla Tahun 2025
“Pihak BNPB telah mengonfirmasi bahwa mereka akan mengirimkan tiga unit helikopter water bombing ke Riau. Ini merupakan bentuk respons cepat terhadap permintaan kami dan bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla dari udara,” ujar Edy Afrizal saat memberikan keterangan pers di Pekanbaru, Kamis (17/4/2025).
Selain tiga helikopter water bombing, BNPB juga akan mengirimkan satu unit helikopter tambahan yang dikhususkan untuk patroli udara. Dengan demikian, total akan ada empat helikopter yang memperkuat armada penanggulangan karhutla di Riau.
“Helikopter patroli sangat penting untuk kegiatan pemantauan dan deteksi dini titik api. Jadi, total kita akan menerima empat unit helikopter, yakni tiga untuk pemadaman dan satu untuk patroli,” jelasnya.
Meranti Tetapkan Status Siaga Karhutla, Riau Makin Siaga Hadapi Ancaman Kebakaran
BNPB Siapkan Operasi Darurat Karhutla di Riau Menjelang Puncak Kemarau
Saat ini, menurut Edy, proses pengiriman helikopter masih dalam tahap akhir di tingkat BNPB. Pihaknya berharap seluruh tahapan pengiriman dapat segera diselesaikan agar bantuan bisa segera tiba di Riau, terutama mengingat kondisi cuaca panas mulai terasa di sejumlah wilayah.
“Kami sangat berharap bantuan ini dapat segera tiba. Beberapa hari terakhir suhu udara cukup tinggi dan berpotensi meningkatkan risiko karhutla. Maka dari itu, percepatan pengiriman sangat kami harapkan,” katanya.
Meski demikian, Edy menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi karhutla di Riau masih terkendali. Titik-titik api yang sempat terdeteksi telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur.
Antisipasi Lonjakan Harga, Pemko Pekanbaru Gelar Pasar Murah di 15 Kecamatan
Besok, Bantuan Helikopter Water Bombing untuk Riau dari BNPB Datang
“Alhamdulillah, situasi karhutla saat ini masih nihil. Namun, kami tetap siaga. Seluruh personel gabungan tetap berjaga 24 jam dan akan bergerak cepat jika ada deteksi dini titik api,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Riau juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapsiagaan di lapangan tetap terjaga. Bantuan helikopter dari BNPB diharapkan dapat memperkuat upaya tersebut menjelang puncak musim kemarau. *