"Data dari China barusan dirilis yang menunjukkan aktivitas manufaktur di China secara mengejutkan turun dan terkontraksi di 48,3, di bawah perkiraan untuk ekspansi 50,6. Data ini bisa melemahkan rupiah lebih jauh," katanya.
Hari ini, ia memperkirakan bergerak di rentang Rp16.200 - Rp16.300 per dolar AS.
Rupiah Sempat Tembus Rp18.000, Pemerintah Yakin Akan Kembali Menguat
Rupiah Terpukul! Dolar AS Tembus Rp17.600, Ancaman Ekonomi dan PHK Mulai Menghantui
Sumber: CNNindonesia