PEKANBARU – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau menetapkan bahwa harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit periode 11–17 Juni 2025 mengalami penurunan, meski harga crude palm oil (CPO) justru meningkat.
Penurunan tertinggi terjadi pada TBS sawit usia 9 tahun, yaitu sebesar Rp57,83/kg atau 1,73% dibandingkan pekan lalu. Harga TBS petani kini berada di angka Rp3.293,89/kg.
Baca Juga APGWI Tebar Kurban, Pererat Hubungan dengan Masyarakat di Momen Idul Adha 1446 H
Menurut Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja, penurunan harga TBS ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya perubahan dalam perhitungan rendemen.
PT. BSP Raih Penghargaan Mitra Zakat Perusahaan Terbaik dari Baznas Siak
Umar Bakri, Satpam UIN Suska Terima Penghargaan Polda Riau, Usai Amankan Pelaku Penusukan Mahasiswi
“Kami menggunakan tabel rendemen baru hasil kajian PPKS Medan. Ini sudah disepakati bersama seluruh tim penetapan harga, termasuk perwakilan petani dan perusahaan,” ujar Defris, Selasa (10/6).
Selain itu, harga kernel juga mengalami penurunan tajam sebesar Rp1.900,69/kg, meski harga CPO naik Rp179,40/kg. Beberapa perusahaan dilaporkan tidak melakukan penjualan kernel dalam periode ini.
“Harga kernel yang turun drastis turut menekan harga TBS. Sesuai aturan Permentan No. 01/2018, kami gunakan harga rata-rata KPBN,” tambahnya.
Rincian harga referensi CPO KPBN Rp13.361,25/kg, Kernel KPBN Rp11.160,50/kg, Cangkang Rp25,67/kg (berlaku 1 bulan), Indeks K 92,42%.
161 Personel dan Warga Terima Penghargaan dari Kapolda Riau atas Kinerja Pengungkapan Kasus
Pesawat Garuda Rute Jakarta–Pekanbaru Alami Kerusakan Radome, Penumpang Dialihkan
Disbun berharap informasi harga yang transparan ini menjadi pedoman bagi petani dan pelaku usaha dalam melakukan transaksi secara adil.**