Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Presiden menargetkan pendirian 80.000+ unit untuk menggerakkan ekonomi desa, hal tersebut memastikan penyerapan hasil tani/nelayan, dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan 25.000+ unit ditargetkan beroperasi secara fisik pada 2026.
"Sebentar lagi kita akan resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih. Kemungkinan dua atau tiga minggu lagi. Sesudahnya kita akan meresmikan 25.000 koperasi" kata Presiden Prabowo saat groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap.
Presiden Prabowo Subianto menekankan koperasi ini memiliki wujud fisik (bukan fiktif), dilengkapi gudang, cold storage (pendingin), gerai, kendaraan operasional, dan alat pengering.
Jembatan Merah Putih di Desa Gobah, Dorong infrastruktur dan Buka Akses Ekonomi Daerah
Bupati Kampar Tinjau Persiapan Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Gobah
Koperasi yang dibangun merupakan fisik yang memiliki sarana pendukung lengkap untuk operasional. Ia menyebutkan setiap koperasi dilengkapi dengan gudang, alat pendingin, kendaraan operasional untuk distribusi barang.
"Coba dibuka dalam sejarah, saya minta dibuka dalam sejarah dunia, ada nggak 25 ribu atau 30 ribu bisa dibangun dalam satu tahun" ungkap Presiden.