HOME / Nusantara

Perusahaan Sawit Kuasai Lahan Konservasi dengan Modus Gunakan Nama Rakyat

Selasa, 8 Juli 2025 | 22:33:12 WIB
Editor : Apitrajaya
Perusahaan Sawit Kuasai Lahan Konservasi dengan Modus Gunakan Nama Rakyat - Pekanbaruexpress
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni

JAKARTA — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan adanya penyalahgunaan lahan konservasi oleh sejumlah perusahaan kelapa sawit dengan modus mengatasnamakan masyarakat. Temuan ini terungkap dalam operasi penertiban kawasan hutan yang dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

“Dalam verifikasi di lapangan, kita menemukan banyak perusahaan menggunakan nama rakyat. Padahal, kegiatan sawit itu dijalankan oleh korporasi,” ujar Raja Juli dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (8/7/2025).

Praktik serupa juga ditemukan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Data dari kepolisian yang tergabung dalam Satgas menunjukkan bahwa mayoritas lahan sawit ilegal di kawasan tersebut dikendalikan oleh perusahaan, meski secara administratif tercatat atas nama masyarakat.

Baca :

“Modelnya, korporasi menggunakan nama rakyat yang sebenarnya hanya berperan sebagai pekerja kebun. Hasil panen pun dijual langsung ke perusahaan,” jelasnya.

Untuk menghindari konflik sosial, Kementerian Kehutanan menempuh pendekatan persuasif. Salah satunya dengan mendorong relokasi sukarela bagi warga yang tinggal atau bekerja di kawasan konservasi.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
politik
Gedor PKB, Aliansi Sipil Desak Hak Angket Ijazah Gibran
Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:10:34 WIB
nusantara
Menhut Raja Juli Antoni Santai Tanggapi Desakan
Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:51:34 WIB
mancanegara
Israel Tolak Ethiopian Airlines Akibat Pilot Berpaspor Indonesia
Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:33:35 WIB
nusantara
Komdigi Akui Take Down 486 Konten Demonstrasi
Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:14:29 WIB
hukum
Kapolri Ingin Indonesia Bersih dari Peredaran Narkoba
Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:59:05 WIB
Pasar
Wajah

Artikel Popular
2
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Gedor PKB, Aliansi Sipil Desak Hak Angket Ijazah Gibran
Gedor PKB, Aliansi Sipil Desak Hak Angket Ijazah...
Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:10:34 WIB