Pemprov Riau berencana menyusun time table pengembangan bandara yang terukur, mulai dari perencanaan desain, penentuan lokasi relokasi, hingga peningkatan kapasitas terminal dan landasan pacu.
“Insyaallah, kita akan buat time table yang jelas untuk pengembangan dan perluasan kapasitas Bandara Sultan Syarif Kasim II,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur menilai letak geografis Riau yang berada di tengah Pulau Sumatera sangat strategis untuk dijadikan hub penerbangan Sumatera.
May Day Kondusif Jadi Kunci Investasi dan Kesejahteraan Buruh di Daerah
Tahlil Hari Ketujuh Zulmansyah Sekedang, PWI Riau Kenang Dedikasi Sang Tokoh Pers
“Kita ingin pusat penerbangan Sumatera ada di Riau. Letak strategis ini akan memudahkan konektivitas antarprovinsi dan meningkatkan daya saing daerah,” pungkasnya. *