POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Nusantara

Kemenhub Tingkatkan Status Bandara IMIP dan Bandara Sultan Syarief Haroen di Pelalawan

Jumat, 28 November 2025 | 18:11:27 WIB

Editor : Putrajaya

Kemenhub Tingkatkan Status Bandara IMIP dan Bandara Sultan Syarief Haroen di Pelalawan
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menetapkan Bandara IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah, Bandara Sultan Syarief Haroen Setia Negara di Pelalawan, Riau, serta Bandara Weda Bay di Halmahera Tengah, Maluku Utara sebagai bandara internasional terbatas

JAKARTA – Status Bandara IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah, resmi berubah setelah Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menetapkannya sebagai bandara internasional terbatas. Keputusan ini juga berlaku bagi dua bandara lain, yaitu Bandara Sultan Syarief Haroen Setia Negara di Pelalawan, Riau, serta Bandara Weda Bay di Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 38 Tahun 2025, yang ditandatangani pada 8 Agustus 2025 dan merujuk pada ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Dengan status ini, ketiga bandara diperbolehkan melayani penerbangan internasional dalam kondisi tertentu, termasuk evakuasi medis, penanganan bencana, serta penerbangan penumpang dan logistik yang berkaitan dengan kegiatan usaha pengelola bandara.

Bandara IMIP sebelumnya menuai perhatian publik karena operasionalnya berada di kawasan industri smelter yang selama ini dinilai tertutup dari akses lembaga negara. Pemerintah melalui sejumlah kementerian kini sedang mengevaluasi tata kelola pengawasan, termasuk koordinasi antara pengelola bandara dengan Bea Cukai dan Imigrasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah masih memerlukan kejelasan mekanisme pengawasan sebelum menempatkan personel resmi. Ia menegaskan petugas siap dikirim apabila prosedur pengawasan telah ditetapkan dengan jelas.

Baca :

Perhatian terhadap Bandara IMIP semakin meningkat setelah TNI menggelar latihan gabungan lintas matra di lokasi tersebut pada 19–20 November lalu, melibatkan 26.998 personel. Latihan itu menjadi momen pertama aparat negara memasuki bandara yang dikelola korporasi tersebut. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan aktivitas strategis berjalan tanpa pengawasan penuh. Pernyataannya dinilai publik sebagai sinyal pengetatan kontrol negara terhadap arus barang dan penumpang di kawasan industri Morowali.

Dengan perubahan status ini, Bandara IMIP kini berada pada kategori yang sama dengan Bandara Sultan Syarief Haroen dan Weda Bay, yakni bandara khusus berkualifikasi internasional terbatas. Pemerintah masih menunggu proses penyesuaian administrasi, keamanan perbatasan, dan penempatan petugas sebelum bandara tersebut dapat beroperasi penuh sesuai mandat baru. Perubahan ini disebut sebagai bagian dari upaya negara memperkuat pengawasan sektor strategis dan memastikan fasilitas penerbangan khusus tetap berada dalam kendali regulasi nasional. *


Pilihan Editor
Berita Lainnya
politik
DPR Minta Audit Menyeluruh Seluruh Bandara Khusus Usai Polemik IMIP
Jumat, 28 November 2025 | 23:01:00 WIB
Pasar
Wajah
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd Firdaus
Dipercaya Gubri Jabat Kadis PMD Riau, Ini Harapan Mhd...
Jumat, 19 September 2025 | 23:14:21 WIB
Artikel Popular
2
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB