POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Home Korupsi

Rekam Jejak Hitam Kabinet Jokowi: Satu Per Satu Menteri Terjerat Perkara Korupsi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:49:34 WIB

Editor : Red

Rekam Jejak Hitam Kabinet Jokowi: Satu Per Satu Menteri Terjerat Perkara Korupsi

Jakarta – Penetapan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka catatan kelam pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Kasus ini menambah deretan pejabat setingkat menteri yang tersandung perkara korupsi selama dua periode kepemimpinan Jokowi.

Jika ditotal, setidaknya sembilan menteri dan mantan menteri era Jokowi harus berhadapan dengan aparat penegak hukum. Angka tersebut melampaui jumlah menteri bermasalah hukum pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono maupun Megawati Soekarnoputri.

Berikut rangkuman para menteri yang terseret kasus korupsi sepanjang era tersebut:

Baca :

Idrus Marham – Menteri Sosial


Idrus Marham tercatat sebagai menteri pertama di kabinet Jokowi yang divonis bersalah dalam perkara korupsi. Mantan Sekjen Partai Golkar itu terbukti menerima suap Rp2,25 miliar terkait proyek PLTU Riau-1. Pengadilan menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara serta denda Rp150 juta.

Imam Nahrawi – Menteri Pemuda dan Olahraga

Baca :


Kasus berikutnya menjerat Imam Nahrawi. Politikus PKB itu dinyatakan bersalah menerima suap bersama asistennya terkait pengurusan dana hibah KONI dengan total Rp11,5 miliar. Ia divonis 7 tahun penjara dan diwajibkan membayar denda Rp400 juta.

Edhy Prabowo – Menteri Kelautan dan Perikanan


Nama Edhy Prabowo mencuat dalam perkara suap perizinan ekspor benih lobster. Nilai suap yang diterima mencapai Rp25,7 miliar. Vonis akhirnya menetapkan hukuman 5 tahun penjara setelah sempat diperberat di tingkat banding.

Baca :

Juliari Batubara – Menteri Sosial


Skandal bantuan sosial COVID-19 menyeret Juliari Batubara. Politikus PDI Perjuangan itu terbukti menerima suap Rp32,48 miliar dalam pengadaan bansos Jabodetabek. Ia dijatuhi hukuman 12 tahun penjara, denda Rp500 juta, serta kewajiban membayar uang pengganti Rp14,59 miliar.

Johnny G Plate – Menteri Komunikasi dan Informatika

Baca :


Kasus mega proyek BTS BAKTI Kominfo menyeret Johnny G Plate ke meja hijau. Mantan Sekjen Partai NasDem tersebut divonis 15 tahun penjara dan denda Rp1 miliar. Upaya Peninjauan Kembali yang diajukan ditolak pada Mei 2025.

Syahrul Yasin Limpo – Menteri Pertanian


Syahrul Yasin Limpo dinyatakan bersalah dalam kasus pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian. Ia dihukum 12 tahun penjara, denda Rp500 juta, serta membayar uang pengganti lebih dari Rp44 miliar. Selain itu, KPK masih memproses perkara lain yang berkaitan dengan pencucian uang dan pengadaan barang.

Baca :

Thomas Trikasih Lembong – Menteri Perdagangan


Tom Lembong sempat divonis 4,5 tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi impor gula. Namun, Presiden Prabowo Subianto memberikan abolisi sehingga seluruh tuntutan pidana terhadapnya dihapus. Saat ini, Tom Lembong telah bebas.

Nadiem Makarim – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Baca :


Kejaksaan Agung menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus pengadaan laptop Chromebook. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp2,1 triliun, dengan dugaan keuntungan pribadi ratusan miliar rupiah. Hingga kini, perkara tersebut masih disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Yaqut Cholil Qoumas – Menteri Agama
Nama terbaru dalam daftar ini adalah Yaqut Cholil Qoumas. KPK menjerat mantan Menteri Agama itu bersama mantan staf khususnya terkait dugaan korupsi penetapan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji. Meski pasal yang disangkakan berpotensi menimbulkan kerugian negara, nilai pasti kerugian masih menunggu hasil final audit BPK.

Rentetan kasus ini menjadi catatan serius bagi sejarah pemerintahan Jokowi dan memperlihatkan bahwa persoalan integritas pejabat publik tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi negara. *

Sumber: Idmtimes.com


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Sumatera Barat
Puluhan Ribu UMK di Sumbar Disiapkan Masuk Pasar Global Ekonomi Halal
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:10:09 WIB
riau
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:33:54 WIB
Malang
Prabowo Targetkan Sekolah Unggulan di Seluruh Provinsi 
Rabu, 14 Januari 2026 | 13:11:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB