|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau menerima kunjungan Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, pada Senin, 19 Januari 2026. Kunjungan diplomatik tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan itu, Furugori Toru menyampaikan kesan positifnya terhadap Provinsi Riau. Ia menilai daerah ini memiliki kekayaan sumber daya serta potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Saya sangat senang bisa berkunjung ke Riau. Saat mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II, saya melihat kota yang bersih, hijau, dan tertata. Riau juga kaya akan budaya dengan nuansa Melayu yang kuat,” ujar Furugori.
Timnas Indonesia Panaskan Mesin di Jeddah, Kluivert Puji Semangat Pemain di Latihan Perdana
Wabup Kampar Puji Kapolres Karena Sukses Gelar Upacara Taptu dan Lepas Pawai Obor
Selama tiga hari berada di Pekanbaru, Konjen Jepang tersebut dijadwalkan melakukan sejumlah agenda, termasuk bertemu dengan Wali Kota Pekanbaru dan Kepala Kepolisian Daerah Riau.
“Besok saya akan bertemu Wali Kota Pekanbaru dan Kapolda Riau. Hari ini saya ingin menikmati perpaduan budaya tradisional dan modern di kota ini, termasuk mencicipi kuliner khas Riau dan membagikannya di media sosial,” katanya.
Ia menegaskan, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat kerja sama antara Jepang dan Provinsi Riau, khususnya di wilayah kerja Konsulat Jenderal Jepang di Medan.
Masakan Hotel Haji 2025 Dipuji Jamaah Serasa Masakan Padang
Semaraknya Malam Pergelaran Bhineka Tunggal Ika Dapat Pujian dari Kemendagri
“Kami ingin hubungan kerja sama antardaerah terus berlanjut. Saya juga melihat adanya kesamaan antara Indonesia dan Jepang, terutama dalam nilai kekeluargaan dan kekayaan kuliner,” ungkap Furugori.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi menyambut baik kunjungan tersebut dan menyebut Pekanbaru sebagai representasi wajah Provinsi Riau secara keseluruhan.
“Selamat datang di Bumi Melayu Lancang Kuning. Sejak tiba di bandara, wisatawan sudah langsung disambut ornamen khas Melayu. Bahkan, bangunan pemerintahan di Riau masih mempertahankan arsitektur bernuansa Melayu,” ujar Syahrial seperti dikutip situs resmi Pemprov Riau.
Ketua Fraksi PPP Kampar Puji Pelaksanaan Halalbihal JMSI
Perwakilan RI Siaga Bantu WNI yang Terdampak Gempa Besar di Jepang,
Ia menambahkan, wisatawan yang berkunjung ke Riau dapat menikmati beragam kekayaan budaya Melayu, mulai dari tradisi, seni, hingga kuliner khas daerah.
“Riau memiliki banyak makanan khas, seperti bolu kemojo, pisang kipas, mie sagu, gulai ikan patin, hingga roti jala. Dari bahan sagu saja, kami memiliki sekitar 168 jenis olahan,” katanya.
Syahrial juga mengungkapkan sejumlah capaian Riau di bidang kebudayaan, termasuk berbagai rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Di antaranya adalah penyajian mie sagu terbanyak serta pertunjukan tari Zapin dengan busana kebaya labuh kekek yang mencatatkan rekor dunia. *