|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, menegaskan pentingnya peran pers sebagai mitra strategis dalam menjaga keseimbangan informasi dan stabilitas wilayah Riau serta Kepulauan Riau.
Penegasan tersebut disampaikan Mayjen Agus saat bersilaturahmi dengan insan pers di Aula Kaharuddin Nasution, Markas Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat komunikasi antara TNI dan media, sekaligus memperkenalkan Kodam XIX/TT sebagai satuan komando baru di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Dalam sambutannya, Pangdam menekankan bahwa silaturahmi memiliki nilai strategis dalam membangun hubungan yang harmonis dan saling percaya. Menurutnya, komunikasi yang baik akan memberikan manfaat tidak hanya bagi personel, tetapi juga bagi institusi secara keseluruhan.
Brigjen TNI Agustatius Sitepu Nahkodai Korem 031/Wira Bima
Kapolri Gercep! Tim Reformasi Polri Dibentuk Sebelum Komisi Presiden Disahkan
Mayjen Agus juga menyoroti pesatnya arus informasi di era globalisasi. Perkembangan teknologi membuat informasi dari wilayah terpencil sekalipun dapat dengan cepat tersebar luas dan memengaruhi opini publik.
"Oleh karena itu, informasi memiliki nilai strategis ketika dikumpulkan, dianalisis, dan diolah secara tepat sebelum disampaikan (kepada publik sesuai dengan kebutuhan)," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Mayjen Agus memperkenalkan Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang resmi dibentuk dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada 10 Agustus 2025. Ia menjadi Pangdam pertama yang dipercaya memimpin satuan tersebut, yang mulai beroperasi efektif sejak September 2025.
Sebelumnya, wilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau berada di bawah naungan Kodam I/Bukit Barisan bersama dua provinsi lainnya. Dengan pemekaran wilayah, Kodam XIX/TT kini fokus membawahi dua provinsi, sehingga pengelolaan pertahanan wilayah dinilai dapat berjalan lebih optimal dan terarah.
Nama Tuanku Tambusai sendiri diambil dari pahlawan nasional asal Riau yang dikenal dengan julukan “Harimau Rokan”.
"Nama Tuanku Tambusai dipilih dari sejumlah opsi yang diajukan dan diambil dari nama pahlawan nasional asal Riau yang dikenal dengan julukan “Harimau Rokan”.
Nama tersebut diharapkan dapat mencerminkan semangat juang dan ketangguhan Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam menjalankan tugas pertahanan negara," harap Mayjen Agus.
Pangdam Jaya offside, Hormati Hukum Negara Bukan Hukum Rimba
Pembubaran FPI Bukan Kewenangan Pangdam Jaya
Secara struktural, Kodam XIX/Tuanku Tambusai membawahi Korem 031/Wira Bima di Provinsi Riau dengan delapan Kodim, serta Korem 033/Wira Pratama di Provinsi Kepulauan Riau dengan empat Kodim yang mencakup wilayah Batam, Karimun, Tanjungpinang hingga Natuna.
Terkait tugas pokok, Pangdam menegaskan bahwa Kodam XIX/TT menjalankan fungsi pertahanan melalui perencanaan berbasis skema kontinjensi guna menghadapi berbagai potensi ancaman, baik konvensional maupun nonkonvensional, selaras dengan strategi pertahanan nasional.
Selain itu, Kodam juga berperan aktif dalam penanganan bencana dan tugas-tugas kemanusiaan. Mayjen Agus mencontohkan keterlibatan TNI dalam penanganan bencana hidrometeorologi serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Pertina Riau Bawa Pulang Tiga Emas Piala Pangdam
Pangdam dan Danrem 083 Baladhika Jaya Sambut Kunjungan Panglima TNI
Dalam konteks tersebut, peran pers dinilai sangat penting sebagai penyeimbang informasi di tengah dinamika wilayah yang memiliki beragam potensi persoalan. Pangdam mengingatkan insan pers untuk senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan kode etik jurnalistik.
“Pemberitaan yang tidak berimbang dan tanpa klarifikasi dapat membentuk opini yang keliru dan berdampak pada kondusivitas wilayah. Oleh karena itu, konfirmasi dan klarifikasi menjadi hal yang sangat penting,” tegasnya.
Ia berharap komunikasi antara Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan insan pers dapat terus terjalin secara terbuka dan dilandasi saling percaya demi menjaga keamanan, kenyamanan, serta stabilitas wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
'Kodam XIX/Tuanku Tambusai tidak alergi terhadap pemberitaan. Kami terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun, selama disampaikan secara proporsional dan sesuai kaidah jurnalistik,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, Raja Isyam Azwar, menyampaikan apresiasi atas undangan dan inisiatif silaturahmi yang digelar Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting mengingat Kodam XIX/TT merupakan satuan baru, sehingga menjadi ruang saling mengenal dan memperkuat kemitraan antara TNI dan media di Riau.
“Ini merupakan kehormatan bagi kami. Silaturahmi ini penting untuk memperkuat kemitraan dan kerja sama ke depan antara TNI dan insan pers,” ujar Raja Isyam. *