|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU — Manajemen PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, resmi menutup seluruh pintu pelimpah (spillway) waduk pada Jumat (23/1/2026) pukul 14.00 WIB. Kebijakan ini diambil menyusul penurunan signifikan debit air masuk (inflow) dari wilayah hulu.
Manajer PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, mengatakan penutupan dilakukan sebagai langkah pengendalian operasional waduk seiring berkurangnya curah hujan dan turunnya elevasi air.
“Seluruh pintu spillway telah ditutup. Masyarakat di sepanjang Sungai Kampar bagian hilir kami imbau tetap waspada dalam beraktivitas,” ujar Dhani.
Sepanjang 1,3 Km Jalan Tualang-Sungai Mandau Siak Akan Dibangun dari APBN
Kondisi PLTA Koto Panjang: Debit Air Masuk dan Keluar Terpantau
Penutupan pintu pelimpah tersebut merupakan hasil kesepakatan Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan Koto Panjang dalam rapat yang digelar pada 21 Januari 2026, setelah memantau tren penurunan inflow dan muka air waduk.
Data operasional mencatat, satu jam sebelum penutupan, elevasi waduk berada di level 79,79 meter di atas permukaan laut dengan debit inflow sebesar 89,92 meter kubik per detik. Saat itu, total debit keluar waduk tercatat 455,42 meter kubik per detik.