Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT BSP, Raihan, menegaskan bahwa BSP tidak hanya sekadar perusahaan bisnis yang bergerak di sektor perminyakan, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi daerah.
Menurutnya, BSP merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola sektor minyak dan gas, sehingga keberadaannya menjadi bagian dari kebanggaan sekaligus marwah daerah.
“BSP bukan hanya soal bisnis perminyakan, tetapi juga marwah daerah. Karena itu keberadaan perusahaan ini harus kita jaga bersama,” kata Raihan.
Aghi Ayo Onam, Harmoni Tradisi dan Kebersamaan yang Terus Hidup di Bangkinang
Bersama Patroli Terpadu, Bupati Zukri Tinjau Titik Karhutla di Desa Gambut Mutiara
Ia juga mengakui bahwa dalam dua tahun terakhir produksi minyak BSP mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh kondisi sejumlah fasilitas produksi yang sudah berusia tua, khususnya jaringan pipa.
Akibat kondisi tersebut, perusahaan terpaksa melakukan pengangkutan minyak menggunakan truk, yang berdampak pada meningkatnya biaya operasional.