BANGKINANG – Pemerintah Kabupaten Kampar meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk siaga penuh serta mendirikan delapan posko pengamanan di wilayah perbatasan dan titik strategis.
Instruksi tersebut disampaikan Bupati Kampar Ahmad Yuzar saat memimpin Rapat Realisasi Fisik Tahun 2025 di Lantai III Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Selasa (10/3/2026).
Ahmad Yuzar menjelaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri, terutama pada sektor transportasi, ekonomi, dan distribusi kebutuhan pokok.
Mitigasi Energi Disiapkan Pemerintah Jelang Lebaran, Masyarakat Diminta Tidak Boros
Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Jelang Lebaran Terjaga, Publik Diajak Konsumsi Bijak
“Berdasarkan arahan dari Mendagri, kita diminta untuk siaga dengan mendirikan posko di perbatasan dan titik strategis lainnya. Untuk Kabupaten Kampar direncanakan ada delapan posko,” ujar Ahmad Yuzar.
Selain itu, ia juga meminta OPD terkait melakukan inventarisasi kondisi infrastruktur, terutama jalan rusak yang berpotensi menghambat arus mudik masyarakat.
Menurutnya, menjelang akhir Ramadan biasanya terjadi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat yang cukup tinggi. Kondisi tersebut kerap diikuti dengan berbagai persoalan seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, gangguan distribusi barang, hingga kemacetan di sejumlah ruas jalan.