PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan operasi terpadu melalui jalur darat dan udara guna menekan potensi perluasan kebakaran di sejumlah wilayah rawan.
Berdasarkan data terbaru, puluhan sortie penerbangan telah dilakukan dalam operasi penanggulangan karhutla. Dukungan udara melibatkan dua unit helikopter patroli, masing-masing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 18 sortie dan helikopter Kementerian Kehutanan sebanyak 6 sortie.
Selain patroli, satu unit helikopter water bombing milik BNPB juga dikerahkan secara intensif. Tercatat 11 sortie telah dilakukan dengan total 545 kali pengeboman air atau sekitar 2,45 juta liter air yang dijatuhkan ke titik-titik api.
Umar Bakri, Satpam UIN Suska Terima Penghargaan Polda Riau, Usai Amankan Pelaku Penusukan Mahasiswi
161 Personel dan Warga Terima Penghargaan dari Kapolda Riau atas Kinerja Pengungkapan Kasus
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD dan Damkar Riau, Jim Gafur, mengatakan upaya pemadaman dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan api tidak meluas.
“Penanganan dilakukan secara terpadu, baik melalui jalur darat maupun udara, agar kebakaran dapat segera dikendalikan,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).