Sementara itu, Wali Nanggroe menyampaikan apresiasi terhadap langkah AMANAH yang dinilai konsisten dalam memikirkan masa depan generasi muda Aceh. Ia menekankan bahwa pemuda harus terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing di tingkat global.
“Pembangunan jangan hanya berorientasi pada gedung dan ruko semata, tetapi harus menjaga keseimbangan alam, keindahan, serta karakter Aceh. Aceh harus modern, namun tetap bernuansa keacehan yang kuat,” ujar Wali Nanggroe.
Selain itu, ia juga mendorong generasi muda untuk memperluas wawasan melalui pendidikan dan pengalaman internasional, termasuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi tantangan global.
Dukung Penguatan Syiar Islam, Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil Hadiri Peresmian Masjid Raudhatul Zikri
DPRD Inhil Dukung Kelancaran Pelayanan Haji, Junaidi Hadiri Penyambutan dan Pelepasan Jamaah
Audiensi ini sekaligus mempertegas sinergi antara tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan dalam membangun ekosistem pengembangan generasi muda yang lebih terarah.
Dukungan tersebut semakin memperkuat optimisme bahwa relaunching AMANAH akan menjadi momentum penting dalam melahirkan pemuda Aceh yang unggul, produktif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah.**