JAKARTA — Proses seleksi Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) memasuki tahap akhir setelah lembaga independen PPM Manajemen merilis hasil uji kompetensi terhadap 10 kandidat. Dari seluruh peserta, hanya dua nama yang dinyatakan lolos dengan status direkomendasikan tanpa catatan dan berhak melaju ke tahapan berikutnya.
Dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Panitia Seleksi (Pansel), PPM Manajemen mengelompokkan peserta ke dalam tiga kategori, yakni direkomendasikan, direkomendasikan dengan pengembangan, dan tidak direkomendasikan.
Penilaian dilakukan berdasarkan aspek kompetensi, integritas, dan kemampuan manajerial.
Dua kandidat yang memperoleh hasil terbaik adalah Robi Junipa, ST dengan skor 7,72 dan Muttaqin, ST dengan skor 7,64. Keduanya dinilai memiliki kualifikasi paling siap untuk memimpin perusahaan migas daerah tersebut.
Perebutan Kursi Direktur BSP Memanas, 10 Nama Lolos Administrasi Siap Uji Kompetensi di Jakarta
Edi Basri Tegaskan Netralitas Pj Gubernur dalam Musprov KONI Riau
Ketua Pansel, Heriyanto, SH, mengatakan hasil asesmen ini menjadi dasar penting dalam menentukan kandidat yang berhak melaju ke tahapan lanjutan. Namun, proses seleksi belum berakhir.
“Kami telah menerima hasil penilaian dari PPM Manajemen. Dua kandidat dinyatakan direkomendasikan tanpa catatan. Selanjutnya mereka akan mengikuti tes kesehatan dan wawancara untuk pendalaman visi dan misi,” ujar Heriyanto, Senin (4/5).
0Ia menjelaskan, tahapan berikutnya meliputi Medical Check Up (MCU) yang dijadwalkan berlangsung pekan ini di Eka Hospital Pekanbaru. Selain itu, kedua kandidat juga akan menjalani wawancara dengan Bupati Siak selaku pemegang saham mayoritas, didampingi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
Sebanyak 245 Peserta Lolos Seleksi CPNS Kementerian Agama Provinsi Riau Tahun 2025
245 Peserta Lolos Seleksi CPNS Kementerian Agama Provinsi Riau Tahun 2025
Wawancara bersama Bupati dan BPKP dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei 2026 di Pekanbaru, dengan fokus pada aspek tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG). Sementara itu, wawancara bersama SKK Migas akan digelar pada 18 Mei 2026 untuk mendalami strategi bisnis dan visi pengelolaan sektor migas.
“Perbedaan lokasi dan waktu wawancara karena fokus pembahasannya berbeda. Dengan SKK Migas lebih kepada strategi sektor migas, sedangkan bersama BPKP dan Bupati menitikberatkan pada tata kelola perusahaan,” jelasnya.
Secara terpisah, Direktur PPM Manajemen, Aditayani Indra Kukila, M.Psi, menegaskan bahwa uji kelayakan dan kepatutan (UKK) dilaksanakan secara ketat, objektif, dan berbasis kompetensi.
Besok Musprov I SMSI Riau Digelar, 4 Kandidat Berebut Peluang Jadi Ketua
Empat Kandidat Akan Bersaing di Musprov SMSI Riau Oktober Mendatang
Menurutnya, proses asesmen dirancang menyeluruh untuk mengukur kapasitas kepemimpinan kandidat, mulai dari pemaparan visi-misi, penyelesaian studi kasus, wawancara mendalam, hingga penelusuran rekam jejak profesional.
“Seluruh tahapan dilakukan oleh asesor independen dengan metodologi terstruktur. Tidak ada intervensi dari pihak manapun, dan semua proses terdokumentasi dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap kandidat memperoleh perlakuan yang setara dengan penilaian berbasis indikator terukur, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.*