“Kami menyambut baik masukan dan rekomendasi dari BPKP. Ini menjadi bahan evaluasi penting dalam memperbaiki tata kelola keuangan daerah sekaligus meningkatkan PAD,” ujar Ahmad Yuzar.
Menurutnya, peningkatan PAD membutuhkan inovasi dan optimalisasi potensi daerah yang selama ini belum tergarap maksimal. Karena itu, sinergi dengan BPKP diharapkan dapat memberikan arahan strategis dalam pengembangan sumber-sumber pendapatan daerah.
Sementara itu, Evenri Sihombing menegaskan kesiapan BPKP untuk terus mendampingi Pemerintah Kabupaten Kampar, khususnya dalam implementasi rekomendasi serta penguatan sistem pengelolaan keuangan daerah.
Bupati Ahmad Yuzar Lantik Pimpinan BAZNAS Kampar Periode 2026-2031
Korban Tenggelam di Sungai Kampar Masih Hilang, Tim Gabungan Berpacu dengan Waktu Lakukan Pencarian
Ia menjelaskan bahwa optimalisasi PAD dapat dilakukan melalui peningkatan efektivitas pemungutan, digitalisasi sistem pendapatan, serta penguatan pengawasan terhadap potensi pendapatan daerah.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama antara Pemkab Kampar dan BPKP Riau guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.