KAMPAR– Kabupaten Kampar menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Provinsi Riau dengan mendorong percepatan hilirisasi industri melalui pembangunan pabrik pengolahan di daerah.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan hal tersebut dalam Rembuk dan Bincang-Bincang Otonomi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang digelar secara virtual,Rabu, 29 April 2026.
Kegiatan yang diikuti kepala daerah se-Indonesia ini dipimpin Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Cheka Virgowansyah dan berlangsung dari Command Center Kantor Bupati Kampar. Bupati turut didampingi Wakil Bupati Misharti.
Bunda PAUD Kampar Resmi Buka Pawai Karnaval dan Pentas Seni HAN 2026
1.071 KPM di Kampar Utara Terima KKS Tahap I 2026, Wabup Misharti Tekankan Bantuan Tepat Sasaran
Dalam forum tersebut, Bupati Kampar menyoroti besarnya potensi sawit di daerah yang belum diimbangi dengan keberadaan industri pengolahan berskala besar. Menurutnya, kondisi ini membuat nilai tambah komoditas belum optimal dinikmati daerah maupun masyarakat.
“Kampar memiliki potensi kelapa sawit yang sangat besar, namun hingga saat ini belum memiliki pabrik pengolahan berskala besar yang mampu menyerap hasil produksi secara maksimal,” ujar Ahmad Yuzar.