Tekanan ini juga mulai mengancam dunia usaha. Banyak industri di Indonesia masih bergantung pada bahan baku dan komponen impor yang dibeli menggunakan dolar AS. Akibatnya biaya produksi meningkat, sementara daya beli masyarakat justru menurun.
Situasi seperti ini bisa membuat perusahaan kesulitan bertahan. Investasi asing berpotensi melambat dan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi semakin nyata jika kondisi ekonomi terus memburuk.
Bukan hanya sektor ekonomi yang terancam. Ketika pengangguran meningkat, perusahaan bangkrut, dan kebutuhan hidup makin mahal, maka potensi kerawanan sosial juga ikut membesar. Mulai dari meningkatnya kriminalitas hingga keresahan publik bisa muncul akibat tekanan ekonomi yang berkepanjangan.
Rupiah Tembus Level Terlemah, BI Percepat Strategi Jaga Stabilitas Kurs
Nilai Tukar Rupiah Menguat Rp16.802
Yang paling terasa adalah jurang kesenjangan ekonomi yang semakin melebar. Kelompok masyarakat yang memiliki aset dolar atau investasi luar negeri justru bisa menikmati keuntungan dari kenaikan dolar. Sementara rakyat kecil yang hidup dengan penghasilan rupiah harus menghadapi inflasi dan menurunnya daya beli.
Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa langkah penanganan yang serius, maka dampaknya bukan hanya terhadap ekonomi, tetapi juga bisa mengganggu stabilitas sosial dan keamanan negara. *