Delegasi RAPP dipimpin Deputy Social Capital Head Matius Ewanto, didampingi WLS Manager Eddy Rio Nardy dan Deputy Head Fire Andi Suhandi.
Peralatan yang dipamerkan meliputi lima unit pompa pemadam, 20 roll selang berdiameter 1,5 inci, drone, rain gauge, hygrometer, foam inductor, sprinkler, priming pump, GPS Garmin, gateway, suction hose, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya untuk operasi penanggulangan karhutla.
Deputy Social Capital Head RAPP, Matius Ewanto, mengatakan keikutsertaan perusahaan merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperkuat koordinasi pencegahan dan penanggulangan karhutla di Provinsi Riau.
Bupati Ahmad Yuzar Lantik Pimpinan BAZNAS Kampar Periode 2026-2031
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kampar Apresiasi Antusiasme ASN Ikuti Seleksi JPT Pratama 2026
"Arahan Bapak Kapolri menjadi pengingat bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sebagai bagian dari APRIL Group, RAPP berkomitmen terus mendukung upaya pemerintah melalui kesiapan personel, peralatan, sistem pemantauan, serta koordinasi yang erat dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami percaya, sinergi dan kolaborasi yang kuat merupakan kunci mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," kata Matius.
Komitmen tersebut diperkuat melalui penetapan Fire Danger Period di seluruh area konsesi APRIL Group di Provinsi Riau hingga 30 September 2026. Selama periode itu, perusahaan meningkatkan patroli darat dan udara, memperkuat pemantauan titik panas, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah, aparat, dan masyarakat.