KAMPAR – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memimpin Apel Gelar Kesiapan dan Penyerahan Bantuan Peralatan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Kabupaten Kampar, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau.
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan dan penanggulangan karhutla hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Ia mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Riau bersama seluruh unsur yang terlibat serta mengingatkan pentingnya meningkatkan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan.
"Jaga sinergitas dan kolaborasi. Sosialisasi agar masyarakat sama-sama menjaga dan merawat hutan kita," ujar Kapolri.
Bupati Ahmad Yuzar Lantik Pimpinan BAZNAS Kampar Periode 2026-2031
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kampar Apresiasi Antusiasme ASN Ikuti Seleksi JPT Pratama 2026
Apel kesiapsiagaan diikuti unsur TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, Manggala Agni, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta sejumlah perusahaan yang berkomitmen dalam pencegahan karhutla, di antaranya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), PTPN, dan Pertamina Hulu Rokan.
Sebagai salah satu peserta, RAPP turut menampilkan personel serta berbagai sarana dan prasarana penanggulangan karhutla yang dimiliki perusahaan. Saat meninjau peserta apel, Kapolri beserta rombongan menerima pemaparan kesiapan sistem dan peralatan RAPP dari Fire Team Coordinator Adri Fuad.
Delegasi RAPP dipimpin Deputy Social Capital Head Matius Ewanto, didampingi WLS Manager Eddy Rio Nardy dan Deputy Head Fire Andi Suhandi.
Robi Junipa Terpilih Pimpin BSP, Bupati Siak Sebut Keputusan Berdasarkan Proses Transparan dan Profesional
Bupati Pelalawan Pimpin Apel Siaga Satgas Anti Narkoba
Peralatan yang dipamerkan meliputi lima unit pompa pemadam, 20 roll selang berdiameter 1,5 inci, drone, rain gauge, hygrometer, foam inductor, sprinkler, priming pump, GPS Garmin, gateway, suction hose, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya untuk operasi penanggulangan karhutla.
Deputy Social Capital Head RAPP, Matius Ewanto, mengatakan keikutsertaan perusahaan merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperkuat koordinasi pencegahan dan penanggulangan karhutla di Provinsi Riau.
"Arahan Bapak Kapolri menjadi pengingat bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sebagai bagian dari APRIL Group, RAPP berkomitmen terus mendukung upaya pemerintah melalui kesiapan personel, peralatan, sistem pemantauan, serta koordinasi yang erat dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami percaya, sinergi dan kolaborasi yang kuat merupakan kunci mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," kata Matius.
Bupati Kampar Pimpin Upacara HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Bupati Kampar Pimpin Upacara Hardiknas, Tekankan Pendidikan Berkarakter di Era Modern
Komitmen tersebut diperkuat melalui penetapan Fire Danger Period di seluruh area konsesi APRIL Group di Provinsi Riau hingga 30 September 2026. Selama periode itu, perusahaan meningkatkan patroli darat dan udara, memperkuat pemantauan titik panas, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Sebagai bagian dari kesiapsiagaan, APRIL Group menyiagakan satu unit helikopter, dua unit airboat, 12 kendaraan patroli, 177 pompa air, 1.209 roll selang, empat lokasi pemantauan kabut asap, 26 unit CCTV, dan 12 menara api untuk mendukung deteksi dini serta respons cepat terhadap potensi kebakaran.
Selain itu, sebanyak 345 personel pemadam kebakaran profesional dan 735 relawan terlatih dari 49 desa di Provinsi Riau disiagakan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla bersama pemerintah dan masyarakat.
Wakil Bupati Kampar Pimpin Persiapan Peringatan May Day 2026
Bupati Pelalawan Pimpin Apel Perdana dan Halal Bihalal Bersama ASN
Melalui sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Provinsi Riau dapat berjalan lebih efektif sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan beserta dampaknya dapat diminimalkan.*