SIAK — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayah operasi PT Bumi Siak Pusako (BSP) terus dilakukan secara intensif. Tim gabungan dikerahkan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran menjalar ke sejumlah sumur minyak yang menjadi objek vital perusahaan.
Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) Robi Junipa turun langsung memantau penanganan karhutla di lapangan. Monitoring juga dilakukan SKK Migas Sumbagut untuk memastikan upaya pengendalian api berjalan optimal.
Robi mengatakan, berdasarkan perkembangan penanganan hingga Rabu (26/8/2026) pukul 02.00 WIB, api yang berada di sebelah selatan sumur NEB#08 berhasil dipadamkan.
Menjaga Sumur Minyak BSP,Bupati Siak Pimpin Pemadaman Karhutla sampai Dini Hari
Kapolri Pimpin Apel Siaga Karhutla di Riau, RAPP Perkuat Kolaborasi Pencegahan Kebakaran
“Pemadaman api dekat sumur NEB#08 di sebelah selatan, api berhasil dipadamkan,” kata Robi.
Meski demikian, api masih terlihat di sebelah utara lokasi NEB#08. Jarak kobaran diperkirakan sekitar 150 hingga 200 meter dari lokasi sumur.
Untuk mengantisipasi pergerakan api menuju sumur NEB#03, tim juga melakukan pembuatan kanal sebagai bagian dari upaya pengamanan. Sumur NEB#03 berjarak sekitar 600 meter dari titik kebakaran, atau sekitar satu kilometer dari NEB#08.
BSP telah membentuk Tim Satgas Penanggulangan Karhutla Lintas Departemen. Tim ini bertugas melakukan deteksi dini, merespons kejadian, memperkuat koordinasi serta mengendalikan karhutla, khususnya di wilayah operasi perusahaan dan area sekitarnya.
Kalahkan Oman dan Mozambik, Timnas Indonesia Dekati Peringkat 100 Dunia
RAPP Tegaskan Komitmen Cegah Karhutla Jelang Musim Kemarau di Pelalawan
Selain melakukan pemadaman secara langsung, BSP menyiagakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya dua unit fire protection berkapasitas 5.000 KL dan 10 KL serta satu unit vacuum truck berkapasitas 5 KL untuk mendukung suplai air dari DWO Support.
“Sebanyak sekitar 30 personel dikerahkan dalam penanganan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur internal BSP, yakni HSE, Security, OSZ, CC&T, EA, Production Operations, serta DWO Support,” ujar Robi.
Sementara itu, tim pemadam dari BPBD Siak telah kembali dari lokasi. Namun, personel Masyarakat Peduli Api (MPA) masih bertahan untuk membantu pemantauan dan penanganan di sekitar lokasi kebakaran NEB#08.
Bersama Patroli Terpadu, Bupati Zukri Tinjau Titik Karhutla di Desa Gambut Mutiara
Pemprov Riau Intensifkan Pemadaman Karhutla, Puluhan Sortie Udara Dikerahkan
Robi memastikan pengamanan dan pemantauan tetap dilakukan guna mencegah api kembali mendekati objek vital, terutama sumur minyak BSP. Kondisi lahan yang rawan terbakar membuat langkah pencegahan dan pemantauan terus diperkuat.
Sebelumnya, api sempat merambat di lahan gambut di sekitar kawasan Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena lokasi kebakaran berada di kawasan yang sulit dijangkau dan kobaran api bergerak mendekati objek vital sumur minyak milik BSP.
Pemadaman Karhutla di Wilayah Riau Terus Berlanjut, Satgas Kerahkan Regu Darat dan Dukungan Helikopter
Manggala Agni Padamkan Karhutla di 4 Daops di Riau, Sejumlah Regu Tambahan Disiagakan
Penanganan di lapangan juga melibatkan Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli bersama Dandim, Kapolres, SKK Migas Sumbagut, jajaran BSP, Manggala Agni, BPBD, MPA, serta tim pemadam dari pihak swasta.
Seluruh unsur tersebut berjibaku melakukan pemadaman, membuat langkah pencegahan, serta memastikan api tidak meluas dan mengancam fasilitas strategis di wilayah operasi BSP.*