|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : republika
Kemudian, kedua, kota madani juga membangun persaudaran, tanpa diskriminasi. Perbedaan pendapat dijadikan rahmat semangat kritis dan kompetitif. Di kota madani, dibudayakan islah, tabayun, tidak menghina, buruk sangka, mencari kesalahan orang lain dan memfitnah.
Yang ketiga, Madinah dibangun dengan dialog dan kesepakatan di tengah kebhinekaan. Saat dibangun, Madinah terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan suku. Juga terdapat penganut agama lain.
Lalu keempat, pembangunan dilakukan dengan kekuatan ekonomi. "Kalau masjid tempat beribadah, maka pasar pusat ekonomi, melalui perdagangan yang tata caranya diatur," kata dia.
Tabligh Akbar UAS di Siak Dipadati'Lautan'Manusia
Kabupaten Pelalawan Raih Terbaik I Penyumbang Investasi Terbesar se-Riau Tahun 2024
Dan yang kelima terakhir, Rasul mendambakan perdamaian, dan tidak akan menempuh perang, selama bisa dirundingkan.*