|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Delvi Adri
Menurut Maisel, salah satu alasan meningkatnya kasus DDB di Pekanbaru hingga awal Juni ini, salah satunya dikarenakan faktor cuaca.
"Promosi kesehatan juga terus dilakukan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Seperti melaksanakan 3 M (menutup, mengubur, dan menguras). Sementara fogging akan kita lakukan untuk daerah yang sudah terkena kasus DBD," jelasnya.*
Berikut jumlah kasus DBD di Pekanbaru hingga Minggu ke 23 tahun 2019 :
Kecamatan Sukajadi 34 kasus,
Kecamatan Senapelan 13 kasus,
Kecamatan Pekanbaru Kota 5 kasus,
Kecamatan Rumbai Pesisir 10 kasus,
Kecamatan Rumbai 10 kasus,
Kecamatan Limapuluh 10 kasus,
Kecamatan Sail 11 kasus,
Kecamatan Bukit Raya 16 kasus,
Kecamatan Marpoyan Damai 27 kasus,
Kecamatan Tenayan Raya 21 kasus,
Kecamatan Tampan 34 kasus,
Kecamatan Payung Sekaki 38 kasus.