|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : antarariau
Dia menjelaskan, proses ritual Bakar Tongkang akan dilaksanakan, Rabu (19/6), mulai pukul 14.00 WIB hingga sore. Biaya untuk pelaksanaan Bakar Tongkang mancapai Rp500 juta - Rp600 juta. Jumlah itu hanya untuk pembiayaan ritual saja, seperti membeli peralatan replika tongkang, peralatan sembahyang dan lain sebagainya.
Biaya ritual sembahyang berasal dari sumbangan kolektif tanpa bantuan dari pemerintah daerah. Pemerintah hanya membantu pada kegiatan festival dan beberapa bantuan fasilitas lainya.
"Intinya kamitetap berkoordinasi dengan Gubernur Riau dan Bupati Rokan Hilir, agar kegiatan ini berjalan sukses dan mengajak warga Tionghoa Bagansiapiapi yang di perantauan untuk membangun Kabupaten Rokan Hilir," katanya.
Bupati Pelalawan Serahkan Sertfikat Program Redistribusi Tanah 2025
Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Drastis Tembus Rp37 Ribu per Kg
Proses Ritual Bakar Tongkang dimulai dari Klenteng Ing Hok Kiong, yang merupakan klenteng tertua di Kota Bagansiapiapi.
Dari klenteng tersebut para peserta Bakar Tongkang bergotong royong, bahu membahu secara bergantian mengeluarkan replika tongkang atau kapal yang sudah disiapkan sejak beberapa bulan lalu.