|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Bambang
DUMAI - Intensitas kabut asap yang semakin meningkat berdampak pada terganggunya rencana uji coba Ro-Ro Dumai - Malaka yang dijadwalkan akan dilaksanakan Kamis besok (19/9/2019).
Akibat kabut asap uji coba Ro-Ro Dumai - Malaka Ditunda Oktober 2019 mendatang.
Hal itu disampaikan Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai, Mahadi Rabu (18/9/2019)
Merujuk surat dari Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, uji coba sandar kapal Ro-Ro KMP Belanak rute Dumai - Melaka di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan Dumai semula dijadwalkan 17 - 19 September 2019 menjadi ditunda.
"Penundaan mengingat kabut asap yang mengakibatkan jadwal penerbangan yang terbatas dan semakin membahayakan kesehatan maka uji coba Ro-Ro Dumai - Melaka di tunda sampai batas waktu yang akan di tentukan kemudian." Kata Mahadi Rabu (18/9/2019)
Sebelumnya, Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi berharap 2020 pelabuhan Ro-Ro Dumai - Malaka beroperasi 2020.
Ternyata Saat Kabut Asap, Sekretaris Disdik dan Belasan Kepsek di Pekanbaru Plesiran ke Tiongkok
Ro-Ro Dumai - Malaka sudah dibahas dalam pertemuan antar tiga Negara di terdiri dari Indonesia - Malaysia -Thailand. Pertemuan dilaksanakan 19 hingga 20 Juli 2019 lalu di Palembang.
Rute Roro Dumai - Malaka ini merupakan salah satu Project prioritas dalam The Master Plan on ASEAN Connectivity dan Brunei Action Plan.
"Pengoperasian roro Dumai - Malaka kedepan akan memberikan dampak pada perkembangan Kota Dumai. Khususnya bidang ekonomi sebagai dampak semakin lancarnya angkutan penumpang maupun barang antar tiga negara melalui Kota Dumai," Kata Walikota Dumai Drs H Zulkifli As MSi sebelumnya
Hindari Dampak Kabut Asap, PT CPI dan PCR Buka Rumah Singgah di Rumbai
Pemerintah Kota Dumai memberikan dukungan penuh pengoperasian Ro-Ro Dumai - Melaka.
Selain sudah menjadi program bersama antar 3 negara dan direncanakan sejak lama, pengoperasian tersebut memberi dampak positif bagi Kota Dumai, khususnya untuk meningkatkan perekonomian.*