|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : Rivo
"Membangun kedisiplinan ini memang tidak mudah, tetapi kita tidak boleh berhenti. Saya juga sudah sampaikan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD), untuk sampaikan ke kepala OPD-OPD supaya bisa disiplin dan tertib, dan yang masih belum bisa tertib, supaya insentifnya dipotong," jelasnya.
Katanya lagi, itu bukan hanya sebatas ancaman, tetapi memang harus diterapkan.
"Supaya ASN mengerti sebenarnya pimpinan wajar-wajar saja memantau dan menasehati bawahannya. Memang seharusnya begitu, kalau sempat tidak berani memarahi dan menghukum bawahan, ya jangan jadi pemimpin,"tegas Edy.
DPRD Sampaikan Masukan Strategis untuk RPJMD Riau 2025–2029
Wagubri: Peringatan HAKIN 2023, Momentum Kuatkan Komitmen Kawal Pemilu 2024
Dia juga mengaku heran dengan kelakuan para oknum ASN yang seakan tidak peduli dengan pekerjaannya, padahal dulu berlomba-lomba masuk jadi PNS.
"Terkadang saya heran dengan para ASN, padahal di luar sana banyak orang atau tamatan perguruan tinggi yang berlomba-lomba untuk bisa lolos jadi PNS, tetapi PNS sendiri sudah lulus dan bekerja justru malas dan tidak disiplin dengan pekerjaannya," tutupnya.*