|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Deslina | Penulis : PE*
SIAK- Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli memberi kejutan tak terduga kepada enam aparatur sipil negara (ASN) saat apel bersama perdana tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Siak, Tanjung Agung, Senin (5/1/2026).
Di hadapan peserta apel, Afni sempat “mengerjai” enam ASN tersebut dengan menyebut mereka sering terlambat dan jarang masuk kerja.
Afni bahkan mengatakan data kehadiran keenam ASN itu ada di tangannya. Pernyataan itu membuat suasana mendadak tegang, sementara keenam ASN yang berdiri di samping Afni tampak cemas.
Namun suasana berubah saat Afni melanjutkan ucapannya. Ia mengungkapkan bahwa keenam ASN tersebut sebenarnya sedang berulang tahun. Spontan, raut wajah para ASN berubah lega dan disambut tawa peserta apel.
Afni pun meminta maaf karena sempat membuat mereka terkejut, apalagi ada ASN yang sempat menangis meski tidak bersalah. Sebagai bentuk perhatian, Afni menginstruksikan pimpinan unit kerja agar mentraktir makan staf yang berulang tahun.
Ia juga secara pribadi memberikan uang masing-masing Rp500 ribu kepada keenam ASN tersebut untuk ditraktirkan makan bakso bersama rekan-rekan satu kantor.
Usai apel, keenam ASN itu diminta menghadap ke ruang kerja Bupati Siak. Dalam pertemuan tersebut, Afni menanyakan apakah mereka pernah masuk ke ruang kerja bupati. Seluruhnya mengaku belum pernah, meski telah bertahun-tahun bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.
Saat menerima amplop dari Afni, suasana berlangsung haru. Afni memeluk para ASN perempuan tersebut dan mempersilakan mereka duduk di kursi kerja bupati, sementara Afni berdiri. Momen itu diabadikan dengan silih berganti berfoto, dan foto bersama.
“Hari pertama di minggu pertama tahun 2026, semangat untuk semuanya. Beberapa staf tadi ada yang ulang tahun, barakallah fi umrik. Maaf sedikit ngerjain, semoga berkesan dan menambah semangat bekerja,” ujar Afni.
Sebelumnya, dalam amanat apel, Afni menegaskan pentingnya semangat dan optimisme ASN di awal tahun 2026. Ia mengingatkan bahwa ASN adalah harapan masyarakat Siak dalam mengelola anggaran daerah di tengah kondisi fiskal yang terbatas.
“Insya Allah, kalau Allah ridho, semuanya akan lebih baik, sesuai perencanaan dan keinginan masyarakat. Kita yang hadir di sini adalah harapan dari setengah juta rakyat Siak,” kata Afni.
Ia juga menekankan disiplin ASN, baik dalam kehadiran maupun pengelolaan anggaran. Afni meminta seluruh pimpinan dan staf menjaga transparansi serta efisiensi, agar kegiatan berjalan tepat sasaran dan hak pegawai tidak tertunda.
“Jaga setiap sen di 2026. Bagi pemegang anggaran, kalau anggaran cair jangan dialihkan ke penggunaan lain. Kasihan pegawai kita jika haknya tertunda dibayarkan,” ujarnya.*