|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Penulis : dasmun
RENGAT- Sempat menghilang beberapa hari, kabut asap kembali selimuti langit udara Inhu. Namun, kabut asap berbau bekas kebakaran tersebut belum terlihat menggangu aktifitas masyarakat.
Dari pantauan dibeberapa lokasi seperti Kota Lirik, Kecamatan Lirik dan Pematang Reba, serta Rengat pada pukul 08.00 pagi, Rabu (16/10) terlihat kabut asap berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meskipun kabut asap cukup pekat, namun aktifitas belajar belum terganggu dan tetap berjalan seperti biasa.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Inhu Kamaruzzaman mengatakan, kabut asap memang cukup pekat menyelimuti Inhu. "Kita lihat perkembangan dan kondisi asap sampai siang. Kalau sampai siang hari nanti asap masih tebal, kita akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan melaporkan kepada pimpinan sebelum diambil kebijakan apakah sekolah diliburkan atau tidak," ujarnya.
Breaking News: Kerusuhan Pecah di Lapas Narkotika Muara Beliti, Asap dan Teriakan Gegerkan Warga Sekitar
Kabut Asap, Mulai Batasi Jarak Pandang di Kota Pekanbaru
Kamaruzzaman mengimbau semua kepala satuan pendidikan mulai TK, PUAD dan SD serta SMP di Inhu untuk menginformasikan kapada peserta didik supaya tidak keluar dari ruang belajar. Peserta didik juga dianjurkan memakai masker, terutama sekali apabila berada diluar ruangan sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu, Ir Selamat MM mengatakan, pihaknya belum bisa menentukan apakah udara pagi ini sudah tercemar polutan atau belum. "Karena kita belum memiliki alat ukur polutan atau emisi udara," katanya.