|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Erwin Prima | Penulis : Moh Khory Alfarizi
“Pengguna yang tidak menyetujui persyaratan yang dimulai pada 8 Februari itu akan membuat akun mereka tidak dapat diakses,” kata berlogo gagang telepon itu.
Ketentuan Layanan WhatsApp terakhir diperbarui pada 28 Januari 2020, sedangkan Kebijakan Privasi saat ini diberlakukan pada 20 Juli 2020. Produk perusahaan Facebook mengacu pada keluarga layanan raksasa media sosial, termasuk aplikasi andalannya, Messenger, Instagram, Boomerang, Threads, perangkat bermerek Portal, headset Oculus VR, Facebook Shops, Spark AR Studio, Audience Network, dan aplikasi Tim NPE.
Namun, itu tidak termasuk Workplace, Free Basics, Messenger Kids, dan Produk Oculus yang terkait dengan akun Oculus.
Terbongkar! 9 Data di Ijazah Jokowi Diminta Dibuka ke Publik
Kasus Korupsi Immanuel Ebenezer P21, Noel Datangi KPK dengan Peci dan Sorban
Kebijakan baru WhatsApp juga menjelaskan jenis informasi yang dikumpulkan dari perangkat pengguna: model perangkat keras, informasi sistem operasi, level baterai, kekuatan sinyal, versi aplikasi, informasi browser, jaringan seluler, informasi koneksi (termasuk nomor telepon, operator seluler atau ISP), bahasa dan zona waktu, alamat IP, informasi operasi perangkat, dan pengena (termasuk pengidentifikasi unik untuk produk Facebook yang terkait dengan perangkat atau akun yang sama).
"Bahkan jika Anda tidak menggunakan fitur terkait lokasi kami, kami menggunakan alamat IP dan informasi lain seperti kode area nomor telepon untuk memperkirakan lokasi umum Anda (misalnya, kota dan negara)," bunyi kebijakan terbaru WhatsApp.