POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR

Ini Kata Bos Kimia Farma, soal Dugaan Oknumnya Palsukan Proses Rapid Test

Rabu, 28 April 2021 | 14:13:11 WIB

Editor : red | Penulis : PE*

Ini Kata Bos Kimia Farma, soal Dugaan Oknumnya Palsukan Proses Rapid Test
Layanan rapid test di Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara digerebek polisi pada Selasa, terkait adanya dugaan pemalsuan proses rapid test antigen. FOTO/ANTARA/INT

JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk melalui cucu usahanya yaitu PT Kimia Farma Diagnostik, bersama pihak kepolisian, tengah menginvestigasi bersama atas proses penyelidikan oknum petugas layanan Rapid Test Kimia Farma Diagnostika Bandara Kuala Namu yang diduga menggunakan alat rapid test antigen bekas. 

“Tindakan yang dilakukan oleh oknum petugas layanan Rapid Test Kimia Farma Diagnsotik tersebut sangat merugikan Perusahaan dan sangat bertentangan dengan Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan serta merupakan pelanggaran sangat berat atas tindakan dari oknum petugas layanan Rapid Test tersebut," ujar Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Adil Fadhilah Bulqini, melalui siaran pers pada Rabu, 28 April 2021. 

Adil mengatakan, jika petugas layanan tersebut terbukti bersalah, maka Kimia Farma akan memberikan hukuman berat sesuai ketentuan yang berlaku. 

Baca :

Selain itu, Kimia Farma, kata Adil, akan mengevaluasi secara menyeluruh serta pengetatan monitoring pelaksanaan SOP di lapangan. "Sehingga hal tersebut tidak terulang kembali,” ucap dia. 

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara menangkap empat petugas layanan Rapid Test dari Kimia Farma pada 27 April 2021 di Bandara Kualanamu. Empat petugas itu diduga menggunakan alat rapid test antigen bekas kepada seluruh calon penumpang.

Saat ini, keempat petugas itu telah dibawa dan tengah menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara. 

Baca :


Sumber: Tempo.co


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Batang Tuaka
Cuci di Sungai Sore Hari, Nenek 65 Tahun di Inhil Diterkam Buaya 3 Meter
Senin, 19 Januari 2026 | 00:05:05 WIB
Sumatera Barat
Puluhan Ribu UMK di Sumbar Disiapkan Masuk Pasar Global Ekonomi Halal
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:10:09 WIB
riau
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:33:54 WIB
Malang
Prabowo Targetkan Sekolah Unggulan di Seluruh Provinsi 
Rabu, 14 Januari 2026 | 13:11:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB