HOME / Politik

PDIP 'Slowing Down' Soal Wacana Amendemen UUD 1945

Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:00:04 WIB
Editor : red | Penulis : PE*
PDIP 'Slowing Down' Soal Wacana Amendemen UUD 1945 - Pekanbaruexpress
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto /int

JAKARTA-- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendukung wacana amendemen UUD 1945 untuk memasukkan poin pokok-pokok haluan negara (PPHN). Namun, PDIP tidak dalam posisi memaksa atau buru-buru karena saat ini Indonesia masih dilanda pandemi.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa itu adalah instruksi dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 tetap harus jadi prioritas.

"Ibu ketua umum Ibu Megawati Soekarnoputri terkait dengan amendemen sudah menegaskan bahwa kebijakan PDIP adalah slowing down terkait amandemen UUD 1945. Karena dalam upaya membantu rakyat mengatasi pandemi ini diperlukan suasana kehidupan politik kondusif," kata Hasto di Kantor DPP PDIP yang disiarkan secara virtual, Selasa (24/8).

Baca :

Hasto menjelaskan bahwa hasil Kongres V PDIP pada 2019 lalu memang menghendaki ada suatu haluan negara seperti GBHN di masa silam. Haluan negara itu perlu diatur kembali dalam UUD 1945.

Hasto menyebut PPHN sangat penting untuk kepentingan bangsa sebagai langkah konsolidasi demokrasi dan penguatan sistem pemerintahan presidensial.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
nusantara
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Begini Respons Mantan Kepala BGN
Rabu, 3 Juni 2026 | 08:32:35 WIB
pasar
Mulai Besok, Ekspor Batubara Wajib Lapor ke Danantara
Minggu, 31 Mei 2026 | 19:55:18 WIB
Pasar
Wajah

Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB