POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR

Kesehatan

5 Jenis Pengobatan Tepat untuk Pengidap Kanker Payudara

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:40:37 WIB

Editor : red | Penulis : PE*

5 Jenis Pengobatan Tepat untuk Pengidap Kanker Payudara
Ilustrasi. Kanker payudara memang bisa disembuhkan, dengan catatan harus ditangani sesegera mungkin, salah satunya dengan kemoterapi. (int)

JAKARTA -- Kanker payudara disebut menjadi penyakit nomor satu yang bisa dialami perempuan, terutama di Indonesia. Kanker payudara memang bisa disembuhkan, dengan catatan harus ditangani sesegera mungkin.

Berikut jenis pengobatan sebagai obat kanker payudara.

Dokter spesialis kanker di Rumah Sakit St. Carolus, Jakarta, Ronald A. Hukom menyebut, ada beberapa jenis pengobatan yang bisa dilakukan pengidap kanker payudara.

Baca :

"Kanker payudara jenis kanker yang paling umum ditemukan pada kalangan remaja dan dewasa muda. Beberapa uji klinis dan terapi bisa dilakukan pada setiap pasien kanker payudara setelah melakukan konsultasi dengan dokter," kata Ronald dalam webinar Bulan Kanker Payudara yang digelar secara daring, Kamis (14/10) lalu.

Berikut beberapa jenis pengobatan sebagai obat kanker payudara.

1. Kemoterapi
Kemoterapi mungkin akan ditawarkan oleh dokter ketika Anda terkena penyakit kanker payudara. Ronald menyebut metode ini merupakan jenis pengobatan dengan maksud menghancurkan atau memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Baca :

Meski demikian banyak orang beranggapan kemoterapi memiliki efek yang cukup negatif untuk tubuh, misalnya kegagalan ovarium prematur.

"Rujukan ke ahli endokrinologi reproduksi sangat penting sebelum melakukan kemoterapi," kata Ronald.

Efek samping kemoterapi sebagai obat kanker payudara tergantung pada individu, jenis kemoterapi, dan dosis yang digunakan, tetapi dapat mencakup kelelahan, risiko infeksi, mual dan muntah, rambut rontok, kehilangan nafsu makan, dan diare. Efek samping ini biasanya hilang setelah perawatan selesai.

Baca :

2. Terapi radiasi
Tak berbeda dengan kemoterapi, terapi radiasi juga dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker yang ada di tubuh. Hanya saja pembunuhan dilakukan dengan sinar energi tertentu.

Terapi ini tentu bisa memengaruhi sel lainnya. Biasanya ini dilakukan setelah operasi untuk membunuh sel kanker yang tersisa di tubuh.

3. Terapi hormon
Hormon memang lazim ada di tubuh manusia. Seperti estrogen dan progesteron. Namun jika berlebihan hormon ini bisa memicu sel lain tumbuh di tubuh, seperti kanker payudara. Terapi hormon bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat tertentu sesuai saran dokter.

Baca :

4. Gaya hidup sehat
Hidup sehat bahkan seharusnya dilakukan jauh sebelum divonis kanker payudara. Namun tak ada kata telat untuk melakukan gaya hidup sehat. Mulai dengan perbanyak bergerak dan konsumsi makanan sehat selama menjalani perawatan.

"Makan dengan baik, tetap aktif, dan tetap berpikiran positif," kata Ronald.

 

Baca :

Sumber: CNN


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Batang Tuaka
Cuci di Sungai Sore Hari, Nenek 65 Tahun di Inhil Diterkam Buaya 3 Meter
Senin, 19 Januari 2026 | 00:05:05 WIB
Sumatera Barat
Puluhan Ribu UMK di Sumbar Disiapkan Masuk Pasar Global Ekonomi Halal
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:10:09 WIB
riau
821 Guru Incar Jabatan Kepala Sekolah Tingkat SLTA
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:33:54 WIB
Malang
Prabowo Targetkan Sekolah Unggulan di Seluruh Provinsi 
Rabu, 14 Januari 2026 | 13:11:00 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB
Artikel Popular
1
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua Pihak
Bawaslu Kampar Berharap Lahir Kerjasama Kedua...
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:50:18 WIB
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB