|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Riv
PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau minta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberi perhatian yang serius terhadap pelaksanaan lelang proyek di tahun ini (2022).
"Kita minta pimpinan OPD untuk dapat memberi perhatian yang serius terkait pelaksanaan lelang proyek. Pasalnya kita tidak inginkan kejadian dua tahun belakangan terulang kembali di tahun ini (2022). Yang mana sebelumnya banyak proyek yang proses lelangnya dilakukan berulang kali," ucap Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto, Rabu (5/1-2021).
Hariyanto menyampaikan, salah satu faktor penyebab masalah ini yaitu lambatnya proses usulan dari OPD, sehinga juga memperlambat proses lelang.
Setelah ‘Dirujak’ Netizen, Endipat Akhirnya Minta Maaf ke Ferry Irwandi
DPR Minta Audit Menyeluruh Seluruh Bandara Khusus Usai Polemik IMIP
"Ini karena lambatnya proses usulan dari OPD, sehingga juga berdampak terhadap lambatnya proses lelang. Karena usulan OPD ini meliputi kelengkapan dokumen dan kajian secara teksnis. Serta penyebab lainnya juga karena sering berulangnya tender lelang," ujarnya.
Ia menyebutkan, di tahun 2020 untuk lelang ulang terhadap proyek di Pemprov Riau terjadi hingga 45 kali. Sedangkan pada tahun 2021 bukannya ada perbaikan, malah semakin memburuk dengan 140 kali lelang ulang.