|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU -- Dua sekolah di Kota Pekanbaru menghentikan aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM). Kedua sekolah tersebut, yakni SMPN 1 Pekanbaru dan SMPN 18 Pekanbaru.
"Kedua sekolah itu hentikan sementara PTM, sekarang anak-anak untuk sementara belajar daring dulu tiga hari," terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Selasa (8/2).
Penghentian sementara PTM di kedua sekolah itu sudah sesuai SOP yang ada. Sekolah tersebut bakal tutup sementara selama tiga hari.
Dugaan Korupsi Fky Over Simpang SKA, KPK Cekal Lima Tersangka ke Luar Negri
Perbaikan SD Negri 083 Ditunda, Munawar Ingatkan Disdik Pekanbaru Pastikan Murid Tak Ketinggalan Pelajaran
Ismardi menyampaikan bahwa pihak sekolah melakukan pembersihan atau penyemprotan disinfektan di sana. Ia menyampaikan bahwa saat ini secara bertahap pihaknya bersama dinas kesehatan menggelar rapid antigen secara acak.
Mereka menggelar rapid antigen secara acak guna memastikan kondisi kesehatan anak-anak di sekolah. Kegiatan tersebut sudah berlangsung di SMPN 4 Pekanbaru dan SMPN 5 Pekanbaru.
"Jadi kita menggelar rapid antigen secara acak di beberapa sekolah, nanti kita data berapa anak yang sudah tes dan di sekolah mana saja," jelasnya.
Dua SMP Negri akan Dibangun di Kecamatan Madani dan Kulim
SKA Wedding Festival 2023 Berpeluang Raih Honeymoon ke Negri Jiran, Malaysia
Dirinya mengimbau agar guru dan peserta didik di SD dan SMP tetap menjaga protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Ia berharap tidak ada lagi sekolah yang tutup sementara pasca temuan kasus Covid-19.