|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : DL
Menyikapi kasus ini, Gubri juga telah melakukan pertemuan dengan pihak Baznas Provinsi Riau, yang juga dihadiri Wagubri, pihak BRK dan sejumlah pejabat terkait.
Pertemuan itu menyepakati agar pemotongan zakat penghasilan ASN tidak lagi secara manual, tapi menggunakan aplikasi. Sehingga tertutup kemungkinan untuk melakukan penggelapan.
"Karena begitu diinput ke sistem bahwa ASN tersebut adalah muslim, maka otomatis gajinya terpotong 2,5 persen untuk zakat penghasilan," urai Gubri lagi.
Kasus Korupsi Immanuel Ebenezer P21, Noel Datangi KPK dengan Peci dan Sorban
Roy Suryo Sebut Bela Rakyat, Rismon Ancam Gugat Polisi dalam Kasus Ijazah Jokowi
Per Maret 2022, sesuai aplikasi payroll system, zakat penghasilan ASN telah terkumpul sekira Rp1,4 miliar.
"Artinya, kalau sebulan dari gaji saja Rp1,4 miliar, berarti dalam setahun akan terkumpul sekira Rp17 miliar," ungkap Gubri seraya menyebut bahwa pengumpulan zakat dipastikan akan meningkat, karena tahun lalu hanya terkumpul sekira Rp15 miliar.