|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : DL/PE*
“Akhirnya kita tak jadi pesan batik Siak itu, karena produknya terbatas. Dan kita akhirnya memakai baju Melayu di acara HPN Kendari bersama Pak Presiden Joko Widodo. Yang ingin saya katakan adalah, ternyata UMKM kita ini banyak yang tidak siap untuk skala besar," ungkapnya.
Padahal sekarang ini zamannya promosi digital. Dan kita lihat banyak batik-batik Siak antara lain dipromosikan lewat media digital. Tapi begitu kita pesan, jumlahnya sedikit. Bahkan butuh waktu lama misalnya jika kita memesan dalam porsi yang banyak,” tambahnya,
PWI Riau, sebut Zulmansyah, selalu memerlukan kostum, pakaian yang jumlahnya banyak. Minimal 50 stel.Kalau dipesan lewat digital, selalu jumlahnya tidak cukup. Itu sudah terbukti ketika kita akan ke Kendari ingin pesan batik Istana Siak ternyata tidak cukup.
PT BSP Berkomitmen Konsisten Jaga Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
Bupati Afni Mesti "Nyinyir' Uang Siak di Pusat Tembus Setengah Triliun
"Nah saya ingin menyampaikan harapan, mudah-mudahan dengan dukungan Pemerintah Daerah UMKM ini mungkin bisa disiapkan untuk menghasilkan produk-produk yang besar,” ujarnya.
Batik Siak mungkin tidak hanya batik tulis. Mungkin bisa pakai batik cetak. Tapi gambarnya Istana Siak.