|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : DL
Pelayanan berbasis digital AKu- Sigap ini tentunya harus dibarengi kualitas Pelayanan Klinik, Pelayanan cepat dan tanggap. Karena sebagian besar pasien ingin dilayani dengan cepat dan tanggap. Harus miliki pelayanan customer service (admin) untuk Mendengar keluhan pelanggan, Menjaga kesabaran, Menjaga kesopanan, Mencari solusi yang tepat, Mengakui kesalahan, Minta feedback dari pasien.
Aplikasi AKu-SIGAP yang akan diterapkan di 25 UPTD Kesehatan Puskesmas, melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)juga akan memberikan peluang bisnis bagi UPTD Kesehatan karena dapat mengelola dananya secara mandiri.
"Puskesmas harus menerapkan Badan Layanan Umum Daerah (BULD)karena lebih memudahkan dalam pengelolaan keuangan sendiri, tidak perlu menunggu dana APBD-P disahkan. Maka ini harus digesa. Di mana Provinsi Riau segera menerapkan e-BLUD di tahun 2023," jelas Kadiskes Kesehatan H Zainal Arifin Skm, MM disela-sela launcing aplikasi Aku-SIGAP Kabupaten Kuansing.
Imigrasi Pekanbaru Lakukan Perombakan, Posisi Strategis Kini Diisi Wajah Baru
Edi Basri Tegaskan Netralitas Pj Gubernur dalam Musprov KONI Riau
Salah satu tenaga medis di Puskesmas Kecamatan Kuantan Tengah mengatakan, selama ini pelayanan 24 jam rawat inap baru diberlakukan untuk pasien melahirkan atau yang sifatnya sangat emergency karena dibiayai oleh BPJS Kesehatan.
"Kita baru sebatas melayani pasien yang akan bersalin.Jika diberlakukannya Aplikasi Aku-SIGAP yang mengharuskan UPTD Kesehatan buka 24 jam, tentu kita akan siap, apalagi dilengkapi alat kesehatan yang makin memadai," aku petugas ini yang hanya tertawa saat ditanya namanya. ***