|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
PEKANBARU - Sejak Januari-November 2022, nilai ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 13,68 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang disebabkan oleh naiknya ekspor nonmigas sebesar 16,21 persen, meskipun ekspor migas mengalami penurunan sebesar 11,97 persen.
Namun nilai ekspor Riau berdasarkan harga Free On Board (FOB) pada November 2022 sebesar US$ 1,81 miliar atau mengalami penurunan sebesar 9,69 persen dibanding ekspor Oktober 2022 sebesar US$ 2,00 miliar.
Menurut Kepala Badan Pusat Statisktik Riau Misfaruddin, penurunan ini disebabkan oleh turunnya ekspor nonmigas sebesar 10,41 persen meskipun ekspor migas naik sebesar 4,95 persen. Ekspor nonmigas dari US$ 1,91 miliar pada bulan Oktober 2022 turun menjadi US$ 1,71 miliar pada bulan November 2022.
Polisi Bongkar Sarang Narkoba di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru
Konjen Jepang Puji Riau, Tertarik Budaya Melayu hingga Kuliner Khas
"Sementara itu, ekspor migas mengalami kenaikan dari US$ 94,01 juta pada bulan Oktober 2022 naik menjadi US$ 98,66 juta pada bulan November 2022," jelasnya, Kamis (15/12/2022) di Pekanbaru.
"Penurunan ekspor migas disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 91,70 persen, meskipun ekspor industri pengolahan hasil minyak mengalami kenaikan sebesar 169,61 persen," jelasnya lagi.