|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Rea
Bagi wisatan yang ingin berkunjung untuk melihat kawasan cagar budaya ini, jaraknya di pinggir jalan utama, sekitar 100 meter. Di tempat ini, kita bisa melihat sisa-sisa sejarah berupa 11 makam para Raja Rambah. Diantaranya adalah : Makam Gapar Alam Jang Dipertuan Muda, Makam Mangkoeta Alam Jang Dipertuan Djumadil Alam, Makam Teonggol Kuning yang dipertuan Besar Alam Sakti, Makam Poetra Mansyoer, Makam Soeloeng Bakar yang Dipertuan Besar, Makam Abdoel Wahab Yang Dipertuan Besar (Alm. Kajo), Makam Ali Domboer Jang Dipertuan Besar (Alm. Saleh).
Selain itu, Makam Sati Lawi Jang Dipertuan Besar (Alm. Pandjang Janggoet), Makam Sjarif Jahja Jang Dipertuan Moeda, Makam Ahmad Kosek Jang Dipertuan Djoemadil Alam. Dan yang terakhir yakni makam Muhammad Sjarif Jahja Jang Dipertuan Besar (Alm. Besar Tangan Sebelah).
Dari total 27 makam, terdapat pula makam yang berukuran lebih kecil dari makam raja. Konon ini merupakan makam dari keluarga raja. Selain itu, dilokasi ini juga bisa ditemukan sebuah kolam yang terbuat dari tanah liat yang konon katanya ini merupakan tempat pemandian dari keluarga raja.
Pemkab Siak Lunasi Utang Hampir Rp200 Miliar, Sisanya Dicicil Hingga 2026
Hari Ini Hotspot di Riau H Sisa 19 Titik
Luas areal pemakaman ini sekitar 600 m2 dengan panjang 30 meter dan lebar 20 meter. Luas keselurahan dari lokasi ini menurut data yang diperoleh seluas 4 hektar.
Makam ini berorientasi utara-selatan dengan tipe nisan Aceh. Selain itu, makam ini juga membedakan antara laki-laki dan perempuan. Jenis tipe nisan laki-laki berbentuk bulat sedangkan perempuan berbentuk pipih yang tiap makam memiliki motif yang berbeda. Tinggi dari nisan yang masih utuh sekitar 50-100 cm.
Untuk memasuki komplek pemakaman ini, para pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis, dan cukup mengisi buku tamu yang sudah disiapkan petugas yang siapkan di pintu masuk ke objek wisata ini. *