HOME / Pasar

Trend Pembelian Properti RI Bakal Melambat, Begini Penjelasannya 

Selasa, 28 Maret 2023 | 13:51:36 WIB
Editor : Putrajaya | Penulis : Berita.com
Trend Pembelian Properti RI Bakal Melambat, Begini Penjelasannya  - Pekanbaruexpress
Ilustrasi

Dia menjelaskan, dampak perekonomian global yang mempengaruhi inflasi dan kenaikan suku bunga telah dirasakan hingga ke level rumah tangga yang berimbas pada rencana pembelian properti. 

Sebanyak 56 persen responden menyatakan bahwa kenaikan inflasi berdampak pada berkurangnya tabungan bulanan mereka sedangkan 46 persen responden meminimalkan belanja dan pengeluaran mereka. Adapun, lebih dari setengah responden survei atau 53 persen responden mengaku akan menunda rencana pembelian rumah sampai inflasi turun.

Sementara hanya 9 persen responden yang akan membatalkan rencana pembelian properti. “Adapun 38 persen responden akan meneruskan rencana pembelian properti terlepas dari tingkat inflasi," lanjutnya. 

Baca :

Jika inflasi terus berlanjut, dari 38 persen responden tersebut, sebanyak 63 persen di antaranya akan tetap membayar berapapun cicilan bulanan yang diperlukan. Namun, 37 persen responden sisanya akan mencoba mengurangi besaran cicilan bulanan. Di sisi lain, Marine menerangkan, semakin banyak responden yang menilai tingkat inflasi dan suku bunga akan naik. 

Sementara itu, responden yang optimis dengan apresiasi kenaikan harga properti berkurang. "Sejumlah 77 persen responden menilai akan ada kenaikan tingkat suku bunga, naik 4 persen dari periode sebelumnya," jelasnya. 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Pasar
Wajah

Artikel Popular
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB
Berita tidak ditemukan.