|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : Putrajaya | Penulis : Putrajaya
Ketiga, pengaturan dan kesiagaan untuk tempat wisata. "Terutama yang menjadi perhatian ialah tempat yang banyak kerumunan manusianya seperti kebun binatang, pantai, dan taman kota," katanya.
Agar menghindari korban kecelakaan di lokawisata, lanjut Tito, maka perlunya sinergitas antara pemerintah daerah bersama Basarnas dan BNPB agar membuat pengaturan pengawasan ditempat hiburan.
Keempat, pengaturan pasar tumpah agar tidak terjadi kemacetan arus lalulintas. karena menurutnya titik tumpah seringkali menjadi titik tumpul sebuah kemacetan.
APBD Riau 2026 Resmi Disahkan, Pemprov Tunggu Evaluasi Kemendagri
Tito Karnavian: Penanganan Banjir Sumatera Sudah Setara Bencana Nasional
Kelima, pengamanan lingkungan terutama menjaga rumah kosong yang ditinggal mudik. Poin terakhir, pemerintah daerah agar siaga dalam mengantisipasi bencana alam dan non alam, termasuk mengecek angkutan laut harus menyediakan pelampung untuk penumpang.
"Kita wajibkan angkutan laut untuk menyiapkan pelampung untuk penumpang. Kejadian hampir tiap tahun overload terutama kapal-kapal kecil yang penumpangnya banyak sekali dari pulau kepulau, dan ini dapat menggunakan anggaran reguler untuk pemerintah daerah maupun pos anggran Belanja Tak Terduga (BTT)," pungkasnya. (MCR)