Meski demikian, ia menyebut bahwa pihaknya terus mempertebal keamanan dengan bersinergi bersama unsur Polri, TNI, hingga dinas perhubungan demi kelancaran dan keamanan arus mudik.
Senada dengan Yulza Ramadhoni, Staf Penanggulangan Bencana PMI Jakarta Timur Asep Kusna Suhartono mengatakan pihaknya kerap menjumpai korban hipnotis.
Menurutnya, saat pemudik dibawa ke posko PMI, korban seolah kebingungan. Setelah mendapatkan penanganan, korban kemudian sadar bahwa dia adalah korban hipnotis.
Tangis Penonton Pecah di “Nonton Duluan” Film 'Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan' di Pekanbaru
Heboh! Aktivis KontraS Disiram Air Keras, DPR: Jangan Hanya Tangkap Pelaku Lapangan!
Maka dari itu, ia meminta para pemudik untuk tidak memakai barang berharga secara berlebihan, apalagi memperlihatkannya. Asep khawatir hal tersebut menjadi sasaran para pelaku kejahatan.
"Untuk tidak menggunakan perhiasan yang mencolok. Karena kejahatan itu muncul jika ada kesempatan," demkian Asep Kusna Suhartono. (*)