HOME / Nusantara

390 WNI di Sudan Diterbangkan ke RI Hari Ini

Kamis, 27 April 2023 | 20:46:44 WIB
Editor : Des | Penulis : Putrajaya
390 WNI di Sudan Diterbangkan ke RI Hari Ini - Pekanbaruexpress
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi

"Oh ya mereka alasan keluarga karena mereka menikah dengan orang Sudan. Jadi kan kalau evakuasi tidak bisa dipaksa kalau mereka memang karena alasan keluarga mereka memilih tinggal dengan keluarga barunya di sana itu adalah hak dari mereka yang harus kita hormati," ujar Retno.

Dia mengatakan sejauh ini ada 557 WNI yang dievakuasi dari Sudan sudah sampai di Jeddah. Selanjutnya pemerintah bakal melakukan evakuasi tahap kedua.

"Tahap pertama itu jumlahnya 569. 569 itu 557 di antaranya sudah sampai di Jeddah, sudah menyeberang ke Jeddah. Ada 12 tinggal di port Sudan itu sebagian besar adalah staf dari KBRI yang mempersiapkan evakuasi tahap kedua," ujar Retno seperti dilansir detikcom.

Evakuasi tahap kedua ini bakal membawa 328 WNI. Beberapa di antaranya sudah menuju Jeddah.

"Evakuasi tahap kedua jumlahnya 328. Sudah sampai di port Sudan dan 110 di antaranya sudah menyeberang, sudah dibawa ke Jeddah dengan pesawat TNI angkatan udara yang baru tiba di Jeddah. Kemarin dengan kapal laut karena memang transportasi yang memungkinkan adalah dengan kapal laut," ujar Retno.(*)
 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
hukum
Menantu Dalangi Perampokan dan Pembunuhan Nenek di Pekanbaru
Minggu, 3 Mei 2026 | 16:01:56 WIB
Pasar
Wajah
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara
Trump Nyentil, Clooney Pindah Warga Negara...
Sabtu, 3 Januari 2026 | 15:54:52 WIB

Artikel Popular
4
politikus
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu Revisi
Jazuli: Nilai Undang Undang Pemilu Perlu...
Jumat, 3 Januari 2025 | 16:30:00 WIB
Politik
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Riau dan Gagalnya Mimpi Wisata
Senin, 5 Mei 2025 | 11:59:34 WIB
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Tradisi Unik yang Penuh Makna dan Keseruan
Minggu, 16 Maret 2025 | 10:04:32 WIB
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Bali Destinasi Wisata Nomor Satu di Asia-Pasifik
Kamis, 13 Maret 2025 | 11:56:04 WIB